Kronologi Perang Sarung yang Menewaskan 1 Pelajar di Bekasi

Minggu, 17 Maret 2024 - 08:48 WIB
loading...
Kronologi Perang Sarung...
Perang sarung antarpelajar terjadi di Jalan Arteri Tol Cibitung, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Akibatnya, satu pelajar berinisial AA (17) tewas. Foto: Dok SINDOnews
A A A
BEKASI - Perang sarung antarpelajar terjadi di Jalan Arteri Tol Cibitung, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Akibatnya, satu pelajar berinisial AA (17) tewas.

Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran menuturkan perang sarung sesama pelajar terjadi pada Jumat (15/3/2024) pukul 00.30 WIB. Kejadian berawal dari ajakan korban melalui pesan WhatsApp.

“Korban AA menghubungi NIR via aplikasi WhatApp berisi ajakan untuk perang sarung pada Kamis tanggal 14 Maret 2024 malam,” kata Gurnald, Minggu (17/3/2024).

Baca juga: 1 Orang Tewas, Bentrok di Palmerah Bermula dari Perang Sarung

NIR menerima ajakan tawuran perang sarung itu. Kemudian, NIR mengajak kelompoknya untuk menunggu di rumah Z sebelum ke lokasi dan melakukan tawuran bersama kelompok korban.

“Selanjutnya NIR dan teman-temannya berangkat ke tempat yang telah disepakati. Setelah sampai di TKP ternyata korban dan kelompoknya belum juga datang, sehingga kemudian NIR dan rombongannya kembali ke tempat semula mereka berkumpul,” ujarnya.

Pelaku berinisial MAA lalu ikut bergabung untuk melakukan tawuran bersama kelompor NIR. Saat itu, MAA membawa kunci shock berbentuk huruf T.

Setelah itu, kelompok NIR kembali berangkat menuju lokasi yang sudah ditentukan. Di lokasi kejadian, korban bersama kelompoknya sudah berada di TKP.

“Karena korban kalah jumlah dan pihak kelompok NIR mengeluarkan petasan membuat korban dan kelompoknya kabur berlarian, namun posisi korban berada di paling belakang dan berdekatan dengan pelaku MAA yang membawa kunci shock berbentuk T,” ungkapnya.

“Pelaku MAA mengayunkan benda tersebut ke arah kepala korban sebanyak 3 kali hingga mengakibatkan kepala korban mengalami luka serius dan membuat korban terkapar tidak sadarkan diri,” sambung Gurnald.

Singkat cerita, MAA, NIR, dan kelompoknya kabur meninggalkan korban. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

“Selanjutnya korban dibawa oleh teman-teman kelompoknya yang menurut informasi teman korban dengan dibantu driver ojek online yang tidak diketahui namanya ke RS Adam Thalib,” katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Danantara Bakal Evaluasi...
Danantara Bakal Evaluasi Manajemen KAI Buntut Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Anggaran Keselamatan...
Anggaran Keselamatan KAI Disorot Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
Rekomendasi
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved