alexametrics

Banjir Padangsidimpuan Rusak Rumah dan Fasilitas Umum

loading...
Banjir Padangsidimpuan Rusak Rumah dan Fasilitas Umum
Kondisi rumah Lisna Siregar dan dek penahan jalan yang rusak akibat banjir di Kelurahan Batunadua Julu, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.Foto/Zia Nasution
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - Banjir terjadi disejumlah wilayah di Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Akibatnya, sejumlah rumah warga dan fasilitas umum rusak berat.

Warga yang rumahnya mengalami kerusakan terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman. Salah satu rumah warga yang mengalami kryusakan ialah milik Lisna Siregar.

Pantauan SINDONews di lokasi kejadian, pondasi belakang rumah warga tersebut rusak berat, sehingga tidak bisa ditempati menunggu perbaikan. Selain itu, dek penahan banjir sepanjang 10 meter roboh. Dikhawatirkan, apabila hujan lebat masih turun, dek itu akan hanyut.

Rosmini (40), salah seorang warga Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan mengatakan, banjir terjadi akibat hujan lebat yang melanda kawasan itu sejak Sabtu, 22 September 2018 pukul 18.00 WIB. Dua jam kemudian, debit air Sungat Batang Ayumi naik, sehingga merusak dek penahan air yang ada di kawasan itu.

“Air langsung merusak dek dan rumah anak saya (Lisna),” kata Rosmini kepada SINDONews Sabtu malam. Dia mengatakan, ketinggian air mencapai 5 meter dari badan sungai, sedangkan di badan jalan hanya 30 sentimeter.

Melihat air sudah naik, warga langsung mengungsi ke salah satu masjid yang ada di wilayah itu. Menurut warga, hanya di mesjid itu yang dianggap aman untuk mengungsi. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah setempat tentang jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan atau fasilitas lainnya.
(whb)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak