Bawa Senjata Tajam dan Molotov, Delapan Orang Diperiksa Intensif Polda Metro

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 21:12 WIB
loading...
Bawa Senjata Tajam dan...
Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap delapan orang yang ditangkap saat hendak ikut demonstrasi di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap delapan orang yang ditangkap saat hendak ikut demonstrasi di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Mereka ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam, ketapel, hingga molotov.

"Ada delapan orang yang diamankan dan diperiksa lebih lanjut karena diduga hendak membuat kekacauan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Jumat (14/8/2020). (Baca juga; Ratusan Orang Ditangkap Polda Metro, Diduga Hendak Bikin Rusuh Demo di DPR )

Menurut dia, polisi awalnya mengamankan seratus orang lebih di sejumlah titik lokasi karena diduga hendak membuat kekacauan di lokasi demo di kawasan Jakarta ini, khususnya di kawasan gedung DPR RI. Namun, hanya 8 orang yang diperiksa intensif karena kedapatan membawa barang-barang berbahaya, sedangkan sisanya sudah dipulangkan.

"Ada yang membawa batu, botol, ketapel, molotov, hingga membawa bendera anarco sehingga diperiksa lebih lanjut. Mereka masih muda-muda (remaja)," tuturnya. (Baca juga; Bawa Bom Molotov saat Hendak Demo DPR, Dua Anarko Diciduk )

Dia menambahkan, mereka yang diamankan itu bukanlah dari peserta demo, bukan dari buruh ataupun mahasiswa. Namun, mereka memang berniat membuat kerusuhan di lokasi demo di kawasan gedung DPR.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Rekomendasi
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Infografis
Rincian Kesepakatan...
Rincian Kesepakatan Gencatan Senjata Israel dan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved