Disdik DKI Gandeng Sekolah hingga Polisi untuk Cegah Tawuran Pelajar selama Ramadan
Selasa, 12 Maret 2024 - 22:22 WIB
loading...
Disdik DKI Jakarta menggandeng sekolah, orang tua hingga kepolisian untuk cegah tawuran selama Ramadan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menggandeng sekolah, orang tua hingga kepolisian untuk mengawasi pergerakan anak-anak. Hal itu dilakukan untuk mencegah tawuran antarpelajar di selama Ramadan.
"Kami bekerja tidak bisa sendiri. Kami bekerja sama dengan kewilayahan, wali kota, camat, lurah, RT dan RW dan semua itu peduli dengan pengawasan anak, kemudian bekerja sama dengan kepolisian, kejaksaan agar bulan suci Ramadan ini tidak ada tawuran," kata Plt Kepala Disdik DKI Jakarta Purwosusilo, Selasa, (12/3/2024).
Purwosusilo mengungkapkan, Disdik DKI telah menyampaikan imbauan juga sosialisasi kepada kepala sekolah, dan orang tua untuk menjaga dan memberikan bimbingan kepada anaknya agar lebih memperbanyak ibadah di bulan Ramadan dan tidak mengurangi semangat belajar.
Baca juga: Tangan Pelajar Putus saat Tawuran di Pasar Rebo, 4 Pelaku Ditangkap Polisi
"Kemudian juga terkait pengawasan orang tua pada anaknya. Kan biasanya anak tarawih pulang entah kemana maka diawasi oleh orang tua bersama-sama, imbauannnya itu," kata Purwosusilo.
Disdik DKI juga mengimbau para pelajar sekolah di Jakarta untuk fokus melakukan kegiatan positif di bulan Ramadan seperti salat tarawih, tadarus, mengikuti kegiatan pesantren kilat di sekolah, dan kegiatan lainnya yang tidak mengganggu keamanan dan ketertiban.
Baca juga: Polisi Bubarkan Tawuran di Palmerah, 3 Pelajar dan 2 Celurit Diamankan
"Kami bekerja tidak bisa sendiri. Kami bekerja sama dengan kewilayahan, wali kota, camat, lurah, RT dan RW dan semua itu peduli dengan pengawasan anak, kemudian bekerja sama dengan kepolisian, kejaksaan agar bulan suci Ramadan ini tidak ada tawuran," kata Plt Kepala Disdik DKI Jakarta Purwosusilo, Selasa, (12/3/2024).
Purwosusilo mengungkapkan, Disdik DKI telah menyampaikan imbauan juga sosialisasi kepada kepala sekolah, dan orang tua untuk menjaga dan memberikan bimbingan kepada anaknya agar lebih memperbanyak ibadah di bulan Ramadan dan tidak mengurangi semangat belajar.
Baca juga: Tangan Pelajar Putus saat Tawuran di Pasar Rebo, 4 Pelaku Ditangkap Polisi
"Kemudian juga terkait pengawasan orang tua pada anaknya. Kan biasanya anak tarawih pulang entah kemana maka diawasi oleh orang tua bersama-sama, imbauannnya itu," kata Purwosusilo.
Disdik DKI juga mengimbau para pelajar sekolah di Jakarta untuk fokus melakukan kegiatan positif di bulan Ramadan seperti salat tarawih, tadarus, mengikuti kegiatan pesantren kilat di sekolah, dan kegiatan lainnya yang tidak mengganggu keamanan dan ketertiban.
Baca juga: Polisi Bubarkan Tawuran di Palmerah, 3 Pelajar dan 2 Celurit Diamankan
Lihat Juga :