Forkopimda Kota Bogor Tinjau Pasar, Pastikan Harga Komoditas Stabil

Selasa, 12 Maret 2024 - 21:17 WIB
loading...
Forkopimda Kota Bogor...
Bima Arya bersama Atang Trisnanto dan unsur Forkopimda berkunjung ke Pasar Induk Teknik Umum (Tekum) Kota Bogor, Senin (11/3/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto dan unsur Forkopimda berkunjung ke Pasar Induk Teknik Umum (Tekum) Kota Bogor, Senin (11/3/2024). Mereka meninjau harga sayuran, tempe, buah, bumbu dan bahan pokok lainnya.

Peninjauan ini guna memastikan harga sembako di Kota Bogor tetap stabil menjelang memasuki Ramadan 1445 Hijriah. Rombongan Forkopimda yang didampingi jajaran direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor langsung mengecek stok komoditas di pasar tekum.

Berdasarkan data dari Perumda PPJ dan Dinas Perdagangan, Bima Arya menyebutkan harga komoditas masih stabil dan stoknya masih terjaga sampai dua pekan kedepan. Hanya harga beras yang masih dikeluhkan tinggi oleh pedagang dan masyarakat. "Tadi saya dan Pak Atang melihat harganya relatif stabil, pasokan juga lancar," katanya. Baca juga: Jadi Biang Kerok Harga Mahal, Mendagri Minta Pengusaha Tak Timbun Barang Jelang Puasa

Sebagai pasar induk bagi wilayah di sekitar Kota Bogor, Bima juga memastikan bahwa stok sayur seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan bawang bombai beserta buah-buahan di Pasar Induk Tekum Kota Bogor masih aman dan terjaga. Namun, jika nanti terjadi persoalan dalam hal stok dan kenaikan harga komoditas pangan.

Bima menyampaikan Pemkot Bogor telah menyiapkan skenario pelaksanaan operasi pasar. "Yang kita khawatirkan kan cabai, beras, bawang dan sebagainya yang dibutuhkan saat puasa dan lain-lain, tapi stoknya lancar. Kalau ada kenaikan harga, nanti kita cek penyebabnya kenapa. Kalau karena stoknya berkurang ya pasti kita lakukan operasi pasar," jelasnya.

Di lokasi yang sama, Atang menambahkan selama Ramadan sampai Lebaran, dia meminta Tim Pengendali Iflasi Daerah (TPID) yang dinakhodai Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah terus mengecek komoditas pangan di seluruh pasar Kota Bogor. Komoditas seperti beras harus menjadi perhatian utama. Jika

terjadi tren kenaikan harga komoditas pangan, Atang meminta TPID langsung berkoordinasi dengan memastikan rantai pasok lancar. "Yang terpenting dari TPID memantau harga. Jika ada tren dalam satu minggu ada kenaikan, tentu harus segera komunikasi dengan pihak terkait. Komunikasi dengan supplier maupun distributor. Khusus untuk beras, segera komunikasi dengan Bulog," ujarnya.

Terkait dengan kebutuhan pemenuhan stok beras, Atang menyarankan Pemkot Bogor bersama Bulog menyiapkan skenario penggunaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). "Ada gudang Bulog di Dramaga. Kabulog juga orang Bogor. Jika harga terus naik, maka bisa komunikasi dengan Bulog untuk bisa salurkan cadangan beras pemerintah (CBP) ke pasar," ungkapnya.

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah memastikan TPID akan terus melakukan monitoring terhadap kenaikan harga komoditas pangan. Bahkan dia memastikan akan langsung membuka jalur komunikasi dengan para distributor jika ditemukan adanya kelangkaan terhadap beberapa komoditas pangan.

"Kita kan rutin membahas. Jadi semua kita lihat dari komoditas-komoditas, mana yang naik mana yang tersedia. Kemudian kalau tidak ada misalnya, kita kumpulkan dengan distributornya. Mereka persoalannya di mana," jawabnya. Baca juga: Kota Bogor Pertahankan Adipura, Petugas Kebersihan Perlu Dapat Insentif

Syarifah juga mengungkapkan untuk memastikan tidak ada kelangkaan terhadap komoditas pangan di Kota Bogor. Saat ini Pemkot Bogor telah membuka kerja sama antar daerah, untuk menutupi kekurangan komoditas pangan.

"Kita kerja sama dengan antardaerah. Jadi kalau ada daerah yang surplus, tapi komoditi kita kurang, kita kerja sama untuk pengambilan itu," tuturnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Jaga Harga Usai Lebaran,...
Jaga Harga Usai Lebaran, 100 Ribu Bantuan Pangan Disalurkan
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu usai Lebaran 2026, Mendag Ungkap Biang Keroknya
Rekomendasi
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Berita Terkini
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved