alexametrics

Pemprov Jabar Buka Lowongan 1.085 CPNS

loading...
Pemprov Jabar Buka Lowongan 1.085 CPNS
Pemprov Jawa Barat membuka lowongan 1.085 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan ditempatkan di berbagai bidang di lingkungan Pemprov Jabar. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat membuka lowongan 1.085 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan ditempatkan di berbagai bidang di lingkungan Pemprov Jabar.

Dari total lowongan yang tersedia, komposisinya terdiri dari 925 lowongan tenaga kependidikan, 90 tenaga kesehatan, dan 69 tenaga infrastruktur, serta 1 formasi untuk eks tenaga honorer K2.

"Formasi ini murni ditentukan oleh BKN (Badan Kepegawaian Nasional), kita hanya mengusulkan," ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar Sumarwan Hadisumarto di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (14/9/2018).

Hanya saja, Pemprov Jabar masih menunggu arahan dari BKN terkait jadwal pembukaan pendaftaran. Sebab, masih ada provinsi yang belum menyelesaikan pembahasan terkait formasi CPNS yang dibutuhkannya.

"Namun, kita prediksi pendaftaran dibuka 19 September 2018 serentak di seluruh Indonesia. Kalaupun mundur, tidak akan lama, paling satu dua hari," katanya.

Terkait mekanisme pendaftaran, kata Sumarwan, mekanismenya kali ini berbeda dengan pendaftaran CPNS tahun-tahun sebelumnya. Kini, pelamar harus menentukan satu posisi yang akan dilamarnya dan tidak diperbolehkan melamar di posisi lain.

"Misalnya, kita sudah tentukan 1 lowongan guru di SMA 24 Bandung, pelamar bisa memilih posisi tersebut dan tidak bisa memilih di posisi lain. Jadi, detailnya mana saja yang kosong, itu sudah ada by name by andress, pelamar tinggal memilihnya," jelasnya.

Setelah itu, peserta akan melalui seleksi administrasi. Semua berkas yang telah diserahkan akan diverifikasi oleh tim yang dibentuk oleh BKD Jabar. Dia memprediksi, seleksi administrasi akan berlangsung paling lama satu bulan.

"Kami menerima berkas pendaftaran melalui sistem. Tidak menerima bentuk fisik, tapi lewat internet. Kemudian, kita lakukan verifikasi kurang lebih tiga minggu sampai satu bulan. Testing tertulisnya sendiri diperkirakan tanggal 16 Oktober 2018," paparnya.

Pihaknya pun sudah menyiapkan lima lokasi testing, yakni Kampus STT Telkom, Kabupaten Bandung; Stadion Olahraga Arcamanik, Kota Bandung; Hotel Radiant, Cirebon; Gedung Serbaguna Pemkab Tasikmalaya, dan Kantor Pemda Kabupaten Bogor.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak