alexametrics

Syukuran Ganjar-Yasin, 10.000 Porsi Makanan Ludes dalam 30 Menit

loading...
Syukuran Ganjar-Yasin, 10.000 Porsi Makanan Ludes dalam 30 Menit
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memotong tumpeng dalam tasyukuran warga Jawa Tengah di kantor Gubernuran Semarang, Jumat (7/9/2018). FOTO/SINDOnews/AHMAD ANTONI
A+ A-
SEMARANG - Ribuan masyarakat dari berbagai kota dan profesi memenuhi halaman kantor Gubernur Jawa Tengah Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (7/9/2018). Mereka hadir untuk syukuran dilantiknya Ganjar Pranowo dan Taj Yasin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng.

Herry Gemblak (35), salah satunya yang datang jauh-jauh dari Blora ke Semarang. Tidak sendirian, dia mengajak anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. "Tadi pulang sekolah langsung berangkat ke Semarang. Alhamdulilah bisa makan bareng dan foto dengan Pak Ganjar dan Gus Yasin," katanya.

Selain Heri, hadir pula Himpunan Wanita Disabilitas Jawa Tengah (HWD). Ketua HWD Ninik Winarni mengaku kedatangannya sebagai bentuk syukur atas kembali terpilihnya Ganjar Pranowo memimpin Jawa Tengah.



"Karena Pak Ganjar sangat mengayomi kami kaum difabel. Setiap kami ada acara pasti menyempatkan hadir. Semoga ke depan bisa mendukung upaya memajukan komunitas kami, karena Pak Ganjar sangat kebapakan," katanya.

Halaman kantor Gubernur Jateng memang penuh warga. Bahkan 10.000 porsi makanan yang disiapkan panitia ludes hanya dalam waktu 30 menit. Antusiasme masyarakat semakin tinggi saat disajikan berbagai kesenian berbagai daerah di Jateng. Drumband dari Ponpes Al Anwar Sarang Rembang salah satunya, yang sangat memukau.

Sementara itu, Gus Yasin yang dipersilakan Ganjar Pranowo untuk menyampaikan sambutan mengucapkan terima kasih kepada warga Jawa Tengah. Dia juga minta seluruh jajaran Forkopimda untuk bergandeng tangan erat demi kemakmuran masyarakat.

Penampilan drumband dari Ponpes milik KH Maimoen Zubair tersebut sekaligus menjadi pengiring saat Ganjar dan Gus Yasin memotong tumpeng. Lantunan terompet yang elegan dan syahdu, membuat suasana hening. Di tengah keheningan itu, salah satu hadirin dibuat kaget oleh karena dipanggil Ganjar untuk menerima potongan tumpeng. Warga tersebut mengenakan kaus Ganjar-Heru.

"Ini masih pakai kaus ini, berarti pendukung setia sejak 2013," kata Ganjar.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak