alexametrics

2 Pria Bersenpi Ditangkap, Pengamanan Deklarasi #2019 Prabowo Presiden Diperketat

loading...
2 Pria Bersenpi Ditangkap, Pengamanan Deklarasi #2019 Prabowo Presiden Diperketat
Polda Lampung langsung memperketat pengamanan Deklarasi #2019 Prabowo Presiden di Radin Intan, Bandar Lampung, menyusul ditangkapnya dua pria bersenjata di sekitar lokasi. Foto iNews TV/Andres A
A+ A-
BANDAR LAMPUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung langsung memperketat pengamanan lokasi Deklarasi #2019 Prabowo Presiden di Kawasan Jalan Radin Intan, Tanjung Karang Pusat Bandar Lampung, Jumat siang (7/9/2018). Terlihat pasukan Brimob bersenjata lengkap nampak bersiaga di samping anggota Satuan Sabhara dan personel pengamanan reguler.

Hal ini dilakukan menyusul ditangkapnya dua pria bersenjata api di dekat lokasi Deklarasi #2019 Prabowo Presiden di Bambu Kuning Square. (Baca: 2 Pria Bersenpi Ditangkap di Sekitar Lokasi Deklarasi #2019 Prabowo Presiden)

Sesaat sebelum penangkapan kedua pria yang belum diketahui identitasnya ini diamankan polisi setelah sepeda motor yang mereka kemudikan melawan jalur dari arah kawasan parkir pusat perbelanjaan menuju arah lokasi deklarasi.

Aksi kejar-kejaran antara petugas dan para pelaku terjadi di depan Mall Ramayana, akibatnya terjadi kepadatan kendaraan atas peristiwa itu.



Akhirnya dua dari tiga pelaku berhasil ditangkap petugas, bogem mentah pun sempat dilayangkan ke para pelaku oleh warga yang geram. Saat diperiksa, petugas menemukan senjata api dan kunci Letter T.

“Belum diketahui pasti identitas serta alasan kedua pria ini atas kepemilikan senjata api yang mereka bawa. Kedua pria ini diamankan aparat Subdit III Ditreskrimum Polda Lampung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Bandar Lampung. Untuk dugaan begal atau ranmor masih dikembangkan,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Sulistyaningsih.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak