alexametrics

Delay 3 Jam, Kloter 5 Debarkasi Palembang Tiba Senin Dini Hari

loading...
Delay 3 Jam, Kloter 5 Debarkasi Palembang Tiba Senin Dini Hari
Jamaah haji Kloter 5 Debarkasi Palembang akhirnya tiba dengan di tanah air, Senin (3/9/2018) setelah mengalami penundaan atau delay hingga tiga jam dari jadwal. Foto SINDOnews/Berli Z
A+ A-
PALEMBANG - Jamaah haji Kloter 5 Debarkasi Palembang akhirnya tiba dengan di tanah air, Senin (3/9/2018) setelah mengalami penundaan atau delay hingga tiga jam dari jadwal, Minggu 2 September 2018. Pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SV5720 yang membawa jamaah asal Palembang dan OKU Timur tersebut mengalami keterlambatan take off dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Kakanwil Kemenag Sumsel selaku Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang HM Alfajri Zabidi mengatakan, pesawat Kloter 5 semula dijadwalkan tiba di Palembang Minggu malam 2 September 2018, pukul 21.55 WIB. Namun karena ada penundaan keberangkatan sampai tiga jam lamanya, kedatangan mereka mengalami keterlambatan.

“Delay disebabkan padatnya arus lalu lintas udara di Bandara Internasional King Abdul Aziz. Pada masa pemulangan, kondisinya memang demikian (delay) karena ada ratusan penerbangan dalam satu hari. Pesawat harus antre menunggu slot time atau jadwal yang diberikan otoritas bandara,” ujarnya, Senin (3/9/2018).



Sementara itu, Humas PPIH Debarkasi Palembang Saefudin mengatakan, kloter 5 berjumlah 448 orang atau sama dengan jumlah jamaah saat berangkat.

Memang ada tiga jamaah yang wafat di Arab Saudi, namun ada pula tiga jamaah yang ikut bergabung (tanazul) dari kloter lain.

“Tiga jamaah yang wafat tersebut adalah Budi Riyati (54) dan Gimin Wongso (78) dari OKUT serta Nurdjanah Mahmud (74) dari Palembang. Sedangkan tiga jamaah yang bergabung adalah Ismail Ibrahim dari kloter 10, dan Dahlia Abdul Karim dari kloter 15,” tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak