Penjambret di Lampu Merah Kelapa Gading Dapat Hadiah Timah Panas
Minggu, 03 Maret 2024 - 21:46 WIB
loading...
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom menyampaikan jajarannya di Unit Satreskrim Kelapa Gading terpaksa menyarangkan peluru timah panas ke kaki dari dua penjambret di lampu merah karena adanya upaya perlawanan. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom menyampaikan jajarannya di Unit Satreskrim Kelapa Gading terpaksa menyarangkan peluru timah panas ke kaki dari dua penjambret di lampu merah karena adanya upaya perlawanan. Diketahui, kedua pelaku aksi penjambretan mobil mewah di lampu merah Kelapa Gading tersebut, kini tengah ditahan di Mapolsek Kelapa Gading.
Maulana mengungkapkan pelaku ketika hendak ditangkap, melakukan upaya kabur dengan menyabet senjata tajam berupa celurit ke arah polisi. Oleh karena itu, lanjut Maulana, jajarannya terpaksa meletuskan peluru timah panas ke kaki pelaku jambret tersebut.
"Pelaku pada saat penangkapan melakukan upaya kabur dari petugas dan mengancam petugas dengan menyabitkan celurit ke petugas," jelas Maulana saat dihubungi, Minggu (3/3/2024).
Baca juga: Asyik Main Game, HP Warga Dijambret Bandit di Tambora
Maulana mengatakan, kedua pelaku dapat dibekuk saat jajarannya melakukan pendalaman ke tempat persembunyian. Pelaku ditembak sesaat setelah ditangkap dan berusaha kabur. "(Ditembak) pada saat kita lakukan pengembangan di basecamp-nya, pada saat setelah penangkapan," tutur Maulana.
Maulana mengungkapkan pelaku ketika hendak ditangkap, melakukan upaya kabur dengan menyabet senjata tajam berupa celurit ke arah polisi. Oleh karena itu, lanjut Maulana, jajarannya terpaksa meletuskan peluru timah panas ke kaki pelaku jambret tersebut.
"Pelaku pada saat penangkapan melakukan upaya kabur dari petugas dan mengancam petugas dengan menyabitkan celurit ke petugas," jelas Maulana saat dihubungi, Minggu (3/3/2024).
Baca juga: Asyik Main Game, HP Warga Dijambret Bandit di Tambora
Maulana mengatakan, kedua pelaku dapat dibekuk saat jajarannya melakukan pendalaman ke tempat persembunyian. Pelaku ditembak sesaat setelah ditangkap dan berusaha kabur. "(Ditembak) pada saat kita lakukan pengembangan di basecamp-nya, pada saat setelah penangkapan," tutur Maulana.
Lihat Juga :