alexametrics

Puncak Festival Cheng Ho, Ganjar Pikul Kio Patung Dewa

loading...
Puncak Festival Cheng Ho, Ganjar Pikul Kio Patung Dewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut memikul tandu (Kio) dalam arak-arakan patung dewa/Kimsin pada Festival Cheng Ho 2018 di Kelenteng Sam Poo Kong, Minggu (12/82018). Foto SINDOnews/A Antoni
A+ A-
SEMARANG - Ada pemandangan menarik saat berlangsungnya puncak acara Festival Cheng Ho yang digelar di pelataran Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (12/8/2018). Gubernur Ganjar Pranowo ikut memikul tandu (Kio) saat melepas kembalinya arak-arakan patung dewa atau Kimsin dari Sam Poo Kong ke kelenteng Tay Kak Sie, Gang Lombok. Festival Cheng Ho ini merupakan even dalam rangka memperingati HUT kedatangan Laksamana Cheng Ho ke-613.

Ganjar tampak begitu bersemangat memikul Kio. Dia mengaku kekagumannya terhadap pesan yang disampaikan Laksmana Cheng Ho.  Bahkan, dalam sejumlah kunjungan, orang nomor satu di Jateng itu menemukan Masjid Cheng Ho.

“Saya ke Surabaya, ke Malang, saya ke Tretes saya temukan Masjid Cheng Ho. Di Salatiga, ada masjid kecil juga Masjid Cheng Ho. Festival ini menandai persahabatan, persaudaraan, agar kita semua berbahagia. Selamat Berbahagia,” ungkap Ganjar.

Pihaknya berharap gelaran Festival Cheng Ho 2018 dapat mendongkrak kunjungan wisata di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang. Apalagi, Cheng Ho dikenal sebagai tokoh dengan banyak cerita yang menarik. Cheng Ho yang muslim, Cheng Ho yang tokoh akulturasi, akan dapat menarik wisatawan ke Kota Semarang.



”Semoga nantinya bisa dikembangkan arak-arakannya sehingga menjadi tontonan yang dinantikan warga Kota Semarang,” harapnya.

Sementara, arak-arakan patung dewa merupakan puncak perayaan Festival Cheng Ho 2018 yang diselenggarakan selama lebih dari sepekan, yakni mulai 9- 19 Agustus 2018.

Sekitar 5.000 massa memadati Kelenteng Sam Poo Kong untuk melihat langsung arak-arakan patung dewa yang dikirim dari Klenteng Tay Kak Sie.

Sebelumnya, arak-arakan dimulai dengan kedatangan abu dupa yang dikirim dari Kelenteng Tay Kak Sie ke Kelenteng Sam Poo Kong. Penerimaan abu dupa bersamaan dengan pertunjukan kembang api Sabtu malam 11 Agustus 2018.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan arak-arakan patung Dewa Kimsin yang dimulai pada Minggu (12/8/2018) pagi pukul 05.00 WIB dari Klenteng Tay Kak Sie dan sampai ke Kelenteng Sam Poo Kong pukul 07.30 WIB.

Rombongan Kimsin disambut ratusan masyarakat dari berbagai kalangan hingga kembali lagi ke Kelenteng Tay Kak Sie pada Minggu (12/8/2018) pukul 12.00 WIB.

Menurut Ketua Yayasan Sam Poo Kong Mulyadi Setiakusuma, pihaknya merasa senang perayaan Festival Cheng Ho 2018 berbeda dengan perayaan yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi Jawa Tengah dan kementrian pariwisata yang membantu membesarkan nama kami dan menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat sehingga acara ini berlangsung dengan meriah,” kata Mulyadi. 
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak