alexametrics

Malaria Center Dukung Pemprov Papua untuk Menyambut PON 2020

loading...
Malaria Center Dukung Pemprov Papua untuk Menyambut PON 2020
Pada tahun 2020 Provinsi Papua akan mendapatkan kehormatan untuk menjadi tuan rumah dalam Pekan Olahraga Nasional ke-20. Foto Malaria Center saat memeriksa darah siswa di Papua/Antara
A+ A-
JAYAPURA - Pada tahun 2020 Provinsi Papua akan mendapatkan kehormatan untuk menjadi tuan rumah dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 bersama Provinsi Papua Barat. Kepercayaan ini menjadi kebanggaan besar bagi seluruh penduduk Bumi Cenderawasih.

Sejak diumumkan pada tahun 2014, Papua telah banyak mempersiapkan diri terutama dari sisi infrastruktur. Namun masih ada satu kekhawatiran besar yaitu penyakit malaria. Kasus-kasus malaria ini terutama banyak ditemukan di daerah kawasan Timur Indonesia (KTI), yaitu Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku dan Maluku Utara.



Di Papua sendiri, Kabupaten Mimika menjadi satu dari lima daerah Kabupaten penyumbang kasus malaria terbanyak di Indonesia. Adapun empat kabupaten lainnya adalah Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Kabupaten Boven Digoel.

Demi membantu mengurangi penularan wabah malaria di Mimika, Freeport Indonesia melalui Community Health Development (CHD) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika bekerjasama mendirikan pusat pengendalian malaria dengan nama Malaria Center.

Lembaga ini merupakan lembaga yang berperan mengadvokasi, mengkoordinasi, dan memfasilitasi pelaksanaan program pengendalian Malaria di Mimika untuk mengeliminasi Malaria di Mimika tahun 2026.

Manager CHD Freeport Indonesia, Govert Waramori menjelaskan, bahwa upaya penanggulangan ini penting dalam rangka menunjang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Kabupaten Mimika tahun 2020 mendatang.

"Kita sedang berkolaborasi dan koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika untuk menggiatkan kembali usaha pengendalian malaria. Harapannya dalam mencapai target Kabupaten Mimika bebas Malaria tahun 2026, kita bisa menjaga juga agar masalah Malaria tidak mengganggu penyelenggaraan PON di Papua,” kata Govert.

Govert juga menyampaikan bahwa Freeport berkomitmen untuk mendukung Malaria Center dalam mewujudkan target Pemprov Papua untuk mengeliminasi malaria dari tanah Papua pada tahun 2030.

Menurut Govert Waramori, upaya ini bisa berhasil bila semua stakeholder di bawah komando Dinas Kesehatan dapat berjalan seiring bersama untuk mengeliminasi malaria demi menyukseskan PON 2020 di Timika.

Govert juga menjelaskan bahwa Freeport mendukung penuh program yang dilaksanakan oleh Malaria Center untuk menyambut pelaksanaan PON tahun 2020.

Iswandi, sebagai koordinator teknis lapangan Malaria Center, menjelaskan lembaga yang dipimpinnya berjuang berupaya memberantas malaria di Kabupaten Mimika sejak tahun 2013 dengan dukungan penuh dari Freeport dan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Iswandi menerangkan, beberapa pencapaian yang sudah dilakukan oleh Malaria Center. Pada tahun 2013 lembaga yang dipimpinnya melakukan penyemprotan insektisida ke 17 ribu rumah di Timika.

Pada tahun berikutnya yaitu pada 2014, angka ini bertambah hingga 24.037 rumah, dan di tahun 2015 menjadi 24,958 rumah.

Tidak hanya penyemprotan insektisida, Malaria Center juga melakukan pemasangan kelambu yang jumlahnya bertambah dari tahun ke tahun.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak