Ahmad Sahroni vs Ridwan Kamil, Siapa Lebih Kuat di Pilkada DKI?

Selasa, 27 Februari 2024 - 18:39 WIB
loading...
Ahmad Sahroni vs Ridwan...
Dua politikus yang dikabarkan akan bersaing merebut kursi DKI 1 di Pilkada Jakarta, Ahmad Sahroni dan Ridwan Kamil saling sindir di media sosial. Foto/Dok DPR dan SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dua politikus yang dikabarkan akan bersaing merebut kursi DKI 1 di Pilkada Jakarta, Ahmad Sahroni dan Ridwan Kamil saling sindir di media sosial. Saling sindir itu terjadi setelah baliho Ridwan Kamil yang seolah pamit menuju Jakarta dari Bandung.

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai saling sindir antara Ahmad Sahroni dengan Ridwan Kamil di media sosial masih sesuatu hal yang biasa. “Tentu keduanya akan memanfaatkan waktu yang hanya tinggal 6 bulan lagi menuju tahapan pendaftaran calon kepala daerah yang akan dilakukan secara serentak agar popularitas dan elektabilitas semakin meningkat,” kata Fernando kepada SINDOnews, Selasa (27/2/2024).

Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil survei, untuk saat ini posisi teratas untuk elektabilitas ditempati oleh Ridwan Kamil. “Namun masih cukup waktu bagi Ahmad Sahroni untuk mengejar ketertinggalan elektabilitas dengan membuat terobosan terkait dengan program yang ditawarkan untuk menarik hati masyarakat DKI Jakarta,” tuturnya.

Baca juga: PKS Berjaya di Jakarta, Bakal Usung Mardani Jadi Cagub DKI?

Dia melanjutkan, sebagai kelahiran Jakarta, Ahmad Sahroni seharusnya lebih memahami persoalan Jakarta dan lebih bisa menawarkan program yang bisa menyelesaikannya dibandingkan Ridwan Kamil dan lainnya. “Beralihnya Ridwan Kamil dari Jawa Barat ke DKI Jakarta bisa saja akan menjadi titik lemah karena akan dianggap bahwa jabatan Gubernur DKI Jakarta hanya dijadikan sasaran antara untuk menuju kontestasi Pilpres 2029,” pungkasnya.

Sementara itu, Analis Komunikasi Politik Universitas Padjadjaran Kunto Adi Wibowo menilai Ridwan Kamil punya kekuatan di media sosial yang luar biasa untuk anak-anak muda, terutama pemilih pemula dan milenial. “Dia juga punya fanbase sendiri, sedangkan Sahroni mungkin lebih terkenal di Jakarta karena kekayaan dan sepak terjangnya,” tutur Kunto Adi Wibowo dihubungi terpisah.

Dia mengingatkan bahwa pemilih pemilu menganggap orang kaya tidak mungkin melakukan korupsi, sehingga lebih cocok dipilih jadi pemimpin. “Jadi dari sisi kekuatan menurut saya akhirnya siapa yang bisa menggalang dan berkomunikasi basis massa yang lebih luas, itu yang jadi penting,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Rekomendasi
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved