alexametrics

Kesal Diejek Remaja Ini Habisi 2 Rekannya saat Tidur

loading...
Kesal Diejek Remaja Ini Habisi 2 Rekannya saat Tidur
Kalis seorang remaja asal Jangkang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat tega menghabisi nyawa kedua rekannya lantaran kesal sering diejek oleh para korbannya. Foto iNews TV/Uun Y
A+ A-
PONTIANAK - Kalis seorang remaja asal Jangkang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat tega menghabisi nyawa kedua rekannya lantaran kesal sering diejek oleh para korbannya. Pelaku yang masih berusia 19 tahun membunuh kedua korbannya dengan cara dipalu dan gorok saat keduanya sedang tidur.  
Kesal Diejek Remaja Ini Habisi 2 Rekannya saat Tidur
Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Wawan Kristianto mengatakan, pelaku berhasil diamankan di sebuah warung kopi di Jalan Tebu Kecamatan Pontianak Barat.

Mayat Floran salah satu korbannya, kata Kapolresta, ditemukan warga di Samping Kandang Ayam, Jalan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sudarso Pontianak untuk dilakukan autopsi.

Dari hasil autopsi menyebutkan, jika ditemukan luka robek di tubuh korban di bagian leher hingga ke dada. Selain itu ada juga bekas benturan beda tumpul di bagian kepalanya.

Mendapati adanya laporan penemuan mayat polisi langsung melakukan penyelidikan di tempat kejadian. Hasilnya polisi menduga jika Kalis merupakan pelaku pembunuhan terhadap Floran. Hal ini diperkuat dengan bukti – bukti dan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi penemuan mayat.



“Pelaku yang berusaha melawan petugas akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas di kedua kakinya,” kata Kapolresta, Minggu (12/8/2018).

Menurut Kapolresta, dari pengakuan pelaku  ternyata tidak hanya Floran yang dibunuhnya namun pelaku juga membunuh Jon Heri. Dimana mayat Jon Heri ditemukan sekitar 30 meter dari lokasi penemuan korban pertama.

“Pelaku berencana membunuh kedua korbannya lantaran kesal sering diejek oleh kedua korban. Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman kurungan seumur hidup,” tandasnya.
 
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak