alexametrics

Ditinggal Ibu Masak, Bocah Tiga Tahun Tewas Tercebur Sumur

loading...
Ditinggal Ibu Masak, Bocah Tiga Tahun Tewas Tercebur Sumur
Warga berkumpul di rumah duka bocah yang tewas tercebur bekas galian sumur di Dusun Padang Lalalang, Desa Biuiku Tanjung, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Jambi. FOTO/IST
A+ A-
MERANGIN - Kesedihan mendalam dirasakan pasangan Sri Hartati (27) dan Alexander (33), warga Dusun Padang Lalalang, Desa Biuiku Tanjung, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Jambi. Suami-istri ini kehilangan anaknya, RA (3) untuk selama-lamanya lantaran ditemukan tewas di dalam bekas galian sumur.   

RA ditemukan tidak bernyawa, Sabtu (11/8/2018) pukul 10.00 WIB. Waktu itu, Sri Hartati telah selesai memasak dan tidak melihat anaknya bermain di sekitar rumah. Dia lalu mencari RA. Sri Hartati kaget bukan kepalang menemukan anaknya mengambang di dalam bekas galian sumur yang berisi air setinggi 2 meter. Dia lalu berteriak minta tolong warga untuk mengevakuasi anaknya dari dalam sumur.

Aparat kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Lantaran kejadian ini murni musibah dan orang tua korban tidak mengizinkan anaknya divisum, aparat kepolisian hanya mendata dan meminta keterangan dari saksi-saksi.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Bangko Iptu Echo Sitorus membenarkan ada temuan mayat seorang bocah di Desa Biuku Tanjung. "Dari keterangan saksi, korban terjatuh kedalam sumur saat bermain sendirian di lokasi kejadian. Kini jenazah korban sudah berada di rumah duka," kata Iptu Sitorus, Sabtu (11/8/2018).

Kapolsek menghimbau kepada orang tua yang mempunyai anak kecil untuk mengantisipasi hal-hal yang bisa membahayakan buah hatinya. "Jika ada sumur yang tidak digunakan maupun yang masih digunakan agar menutupnya demi keselamatan. Jangan sampai terjadi hal yang serupa," katanya.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak