alexametrics

PDIP Solo Panaskan Mesin Politik Untuk Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin

loading...
PDIP Solo Panaskan Mesin Politik Untuk Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin
DPC PDIP Solo mulai pasang kuda-kuda untuk memenangkan pasangan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Maruf Amin. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SOLO - DPC PDIP Solo mulai pasang kuda-kuda untuk memenangkan pasangan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma’ruf Amin. Sebagai kandang Banteng, perolehan suara Jokowi-Ma’ruf Amin di Kota Solo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ditarget menembus 80%.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengaku pihaknya segera menjalankan mesin partai. Harapannya, duet Jokowi-Ma’ruf Amin dapat memenangkan Pilpres dan menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

“Jadi jangan santai-santai, saatnya memanaskan mesin partai agar Pak Jokowi beserta pasangannya menang,” kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/8/2018). Saat masa kampanye nanti, pihaknya tak akan banyak menggelar kampanye terbuka.

Namun lebih banyak menggelar kegiatan ilmiah, seperti dialog antar warga dan Focus Group Discussion (FGD). Target 80% dinilai tidak muluk-muluk mengingat Jokowi berasal dari Solo. “Prestasinya tak perlu diragukan lagi. Masa sih orang Solo malah tidak milih Capres asal Solo,” tegasnya.

Apabila nanti terpilih, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin diharapkan dapat terus membawa Indonesia ke arah kemajuan. Selama hampir satu periode kepemimpinan Jokowi, kemajuan dinilai sudah bisa dirasakan.

Disinggung mengenai Jokowi yang memilih Ma’ruf Amin untuk mendampingi, Rudy mengaku setuju. “Siapa pun yang dipilih Pak Jokowi, harus didukung penuh,” tandasnya.

Sebab hal itu merupakan hak penuh Jokowi memutuskan. Terlebih mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini merupakan kandidat petahana.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak