alexametrics

40 Seniman dari 14 Negara Ikuti International Art Camp 2018

loading...
40 Seniman dari 14 Negara Ikuti International Art Camp 2018
Sejumlah seniman perwakilan 14 negara peserta Internasional Art Camp 2018 memberikan keterangan pers di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/8/2018). FOTO/SINDOnews/ARY WAHYU WIBOWO
A+ A-
SOLO - Sebanyak 40 seniman dari 14 negara mengikuti Internasional Art Camp 2018 yang digelar di Kota Solo, Jawa Tengah. Mereka merupakan pelukis dan pematung yang akan menunjukkan karakteristik yang berbeda budaya.

Komandan International Art Camp 2018 Sulistyo mengatakan, event yang digelar mulai 8-16 Agustus mendatang diharapkan sebagai tempat pertukaran pengetahuan, dan informasi antara delegasi dalam mempererat kebudayaan antar bangsa. "Delegasi yang ikut dari negara China, Nepal, Korea, India, Singapura, Malaysia, Vietnam, Egypt, Thailand, Philipina, Brunei, Jepang, Bangladesh, dan Indonesia sebagai tuan rumah," kata Sulistyo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/8/2018).

Selama 9 hari, mereka akan melakukan berbagai hal berkaitan dengan seni dan budaya. Seperti art creation, traditional show, artis talk, culture parade. Hasil karya para seniman itu juga akan dipamerkan ke publik mulai 17-22 Agustus di Balai Sudjatmoko, Solo. Mereka juga akan melakukan kunjungan ke berbagai tempat tempat budaya di wilayah Solo dan sekitarnya. Seperti Sangiran, Keraton Solo, Pura Mangkunegaran, dan Museum Radya Pustaka.
Diplomasi budaya melalui karya yang dihasilkan, lanjutnya, menjadi pesan perdamaian ke seluruh dunia. "Arus globalisasi menerpa di mana-mana, dan merasuk ke dalam bidang kesenian sehingga tak dapat dihindari semakin terbukanya akses yang mendunia," katanya.
Interaksi internasional menjadi lebih mudah. Penduduk dunia dapat membagikan perbedaan serta kreasi mereka masing masing. Akibatnya, seni visual tumbuh dan berkembang menjadi bagian integral dari pertukaran antarbangsa. Seni rupa di negara tertentu, mencapai prestasi internasional, tentu dipengaruhi dinamika yang berkembang di dalam negeri. Dalam situasi global, seni rupa dituntut untuk mempertahankan prestasi estetika. Karya seni yang dibuat menunjukkan karakteristik unik yang mencerminkan budaya mereka.



Seniman asal Jepang, Kei Yasaka mengungkapkan, seni tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Namun karya-karya yang dihasikan dapat menjadi pesan untuk perdamaian dunia. Seniman asal India, Simanta Jyoti Baruah mengaku merasa dekat dengan Indonesia karena ada kesamaan seni budaya, seperti Jawa, Bali, dan Sumatera. "Ada koneksi yang erat antara India dan Indonesia," ucapnya.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak