Forum Rakyat Menggugat Cetuskan Dekrit Bandung, Tuntut Pemilu Ulang dan Dukung Hak Angket

Minggu, 25 Februari 2024 - 12:24 WIB
loading...
Forum Rakyat Menggugat...
Ratusan orang yang tergabung dalam Forum Rakyat Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (25/2/2024). Foto/Riana Rizkia/MPI
A A A
BANDUNG - Ratusan orang yang tergabung dalam Forum Rakyat Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (25/2/2024). Mereka mencetuskan Dekrit Bandung yang berisi tuntutan pembatalan hasil Pemilu 2024 dan pelaksanaan pemungutan suara ulang.

Ketua Forum Rakyat Menggugat, Riani Soedarmo, mengatakan bahwa aksi ini dilakukan karena adanya indikasi kecurangan terstruktur dalam Pemilu 2024.

"Kami sepakat untuk mengeluarkan Dekrit Bandung yang isinya seperti yang disampaikan bahwa kami karena menolak atau mosi tidak percaya kepada Putusan MK Nomor 90," kata Riani.

Baca Juga: Pakar: Kecurangan Pemilu 2024 Jangan Dianggap Normal

Selain itu, Forum Rakyat Menggugat juga menyatakan mosi tidak percaya kepada Presiden Joko Widodo, KPU, dan Bawaslu. Mereka menilai bahwa Presiden tidak menjalankan fungsinya dengan baik dalam menghadapi pemilu dan memihak kepada salah satu pasangan calon.

"Sikap Presiden itu pun diikuti oleh KPU dan Bawaslu. Oleh karena itu, kami mendorong DPR RI untuk melakukan hak angket," ujar Riani.

Forum Rakyat Menggugat menilai bahwa banyak bukti kecurangan yang terjadi dalam Pemilu 2024, dan KPU serta Bawaslu tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

"Ini adalah pemilu yang sangat kotor, bobrok," tegas Riani.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Massa Pro dan Kontra...
Massa Pro dan Kontra Bupati Pati Gelar Aksi saat Rapat Paripurna Pemakzulan Sudewo
Ketua KPU Banten Sebut...
Ketua KPU Banten Sebut Penerapan Open Government Data Dukung Pemilu Berkualitas
Partai Perindo Apresiasi...
Partai Perindo Apresiasi Kemenangan Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen di PSU Pilgub Papua
Senator Filep Wamafma:...
Senator Filep Wamafma: Hentikan Politik Kotor di PSU Papua
Mengenal Hak Angket...
Mengenal Hak Angket yang akan Digulirkan DPRD Pati terhadap Bupati Sudewo
Debat Perdana, Maulan...
Debat Perdana, Maulan Aklil Janjikan 7.000 Lapangan Kerja hingga Pendidikan dan Kesehatan Gratis
Presiden Ini Menang...
Presiden Ini Menang Pilpres 7 Kali Berturut-turut, Rival Menuduhnya Curang
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Berita Terkini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved