alexametrics

Densus 88 Geledah Rumah Warga di Semarang, Sita Garuda Tanpa Mata

loading...
Densus 88 Geledah Rumah Warga di Semarang, Sita Garuda Tanpa Mata
Tim Densus 88 Antiteror menangkap satu terduga teroris di Kampung Mendut Utara, Manyaran, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (4/8/2018). FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOphoto
A+ A-
SEMARANG - Warga Kampung Mendut Utara, Manyaran, Semarang, Jawa Tengah mendadak dikagetkan adanya penggeledahan di rumah salah satu terduga teroris berinisial A yang dilakukan oleh tim Densus 88 Antiteror. Penangkapan terhadap terduga sendiri dilakukan di wilayah Ngaliyan, Semarang, Sabtu (4/8/2018) sore.

Salah seorang warga Mendut Utara yang keberatan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa A sudah tinggal sekitar tiga tahun di wilayahnya. Meski terbilang warga baru, tapi orang tua A tinggal di sekitar kediamannya.

"Orang tua A masih satu RW, cuma beda RT, tetanggaan gitu. A ini sebelumnya tinggal di wilayah Panjangan, tapi sudah tiga tahun tidak ngurus izin resmi. Kaya surat borow (resmi) atau pun ganti KK juga tidak. Kalau ditanya identitasnya ngeles terus," ungkapnya, Minggu (5/8/2018).



Menurutnya, tim Densus 88 datang sekitar pukul 15.00 WIB. Sedikitnya ada lima mobil memasuki area rumah terduga teroris. "Saya lihat banyak warga menonton, banyak petugas pakai seragam lengkap berjaga di depan rumah A. Awalnya tidak tahu itu kenapa," tuturnya.

Dalam penggeledahan tersebut, tampak petugas membawa kotak kardus, dan diduga berisi buku-buku berpaham radikal serta lambang garuda tanpa mata. "Katanya salah satu petugas kami dengar ada buku dan garuda tanpa mata," ujar warga.

Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror telah mengamankan tiga terduga teroris yakni dua warga Tegal dan satu warga Kota Semarang. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Iya betul, di Tegal ditangkap 2 terduga teroris, di Semarang satu terduga teroris," ungkap Condro.

Kapolda menyebutkan dua terduga teroris yang ditangkap di Tegal diduga merupakan anggota Jamaah Ashrarut Tauhid (JAD). Sedangkan untuk satu terduga yang ditangkap di Semarang belum diketahui secara pasti terkait jaringan mana.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak