alexametrics

Warga Napi Bangun Musalla di Perumahan Warga

loading...
Warga Napi Bangun Musalla di Perumahan Warga
Warga narapidana di Lapas dan Rutan wilayah Provinsi Kepri membangun musalla sebagi bentuk pengabdianya kepada masyarakat. Foto/Novel M Sinaga
A+ A-
BINTAN - Seluruh warga Narapidana di Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di wilayah Provinsi Kepri melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan “Merah Putih Narapidana Bhakti Bagimu Negeri”. Meski dianggap sebagai kelompok bermasalah dalam kehidupan sosial, ternyata para napi mampu memberikan sumbangsih menjelang hari Kemerdekaan RI 17 Agustus ini.

Seperti di Bintan Timur, para Napi dari Lapas Narkotika Tanjungpinang dan Lapas Umum Tanjungpinang membangun Musalla Al-Muhajirin di Perumahan Villa Viesta dan Puri Kencana Ungu Km 18, Kelurahan Sei Lekop.

“Peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Kadivpas Kepri di awal Agustus (1/8/2018) kemarin, dan dilanjutkan hingga pembangunan selesai,” ujar Kalapas Narkotika Tanjungpinang, Misbahuddin, Jumat (3/8/2018).



Misbahuddin mengatakan, kegiatan Merah Putih Narapidana ini dilakukan dengan membangun, memperbaiki fasilitas umum dan sosial yang berada di tengah-tengah masyarakat.Adapun UPT Pemasyarakatan yang ikut memberi sumbangsih dalam pembangunan Musalla ini di antaranya, Lapas Umum Kelas II A Tanjungpinang, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Cabang Rutan Dabo (Lingga), dan Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara Tanjungpinang.

“Untuk di wilayah Kepri juga melakukan hal yang sama seeprti Lapas Batam dan Rutan Kelas 1 Tanjungpinang,” imbuhnya.

Adapun warga binaan yang terlibat dalam pembangunan musalla ini adalah para warga narapidana yang telah memenuhi persyaratan. Mereka juga telah diberikan pengarahan dan dibekali keahlian bangunan.

Rahmad Surbakti, salah satu perwakilan warga perumahan mengatakan masyarakat di kompleks perumahannya sangat berterima kasih dengan adanya pembangunan musalla yang dilakukan oleh para narapidana tersebut.

“Tentunya dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan ibadah karena selama ini musalla atau masjid di kompleks ini memang belum ada,” ujarnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak