alexametrics

Detik-Detik Evakuasi 6 Pendaki dan 1 Jenazah dari Gunung Rinjani

loading...
Detik-Detik Evakuasi 6 Pendaki dan 1 Jenazah dari Gunung Rinjani
Sebanyak enam orang terdiri dari tiga pegawai Pusdiklat LKPP, dua orang porter dan seorang guide serta jenazah Muhammad Ainul Muksin, berhasil dievakuasi dari Gunung Rinjani, Lombok, NTB, Selasa (31/7/2018). Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Sebanyak enam orang terdiri dari tiga pegawai Pusdiklat LKPP, dua orang porter dan seorang guide serta jenazah Muhammad Ainul Muksin, berhasil dievakuasi dari Gunung Rinjani, Lombok, NTB, Selasa (31/7/2018).

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Sejak Senin malam tadi Tim Evakuasi Gabungan telah dikirim ke Gunung Rinjani untuk evakuasi keenam korban dan satu jenazah Ainul. Seperti diketahui, Ainul adalah pendaki asal Makassar, Sulsel, yang meninggal akibat tertimpa material longsor di Gunung Rinjani saat terjadi gempa bumi pada Minggu pagi lalu.

"Tim Evakuasi Gabungan telah berhasil menemukan mereka (6 orang) dalam kondisi sehat dan selamat pada 31 Juli 2018 pukul 06.51 Wita," jelas Sutopo dalam rilisnya.



Adapun pendaki atas nama Suharti (wanita, 45 tahun, asal Cibubur, Kapusdiklat LKPP) dan dua staf Pusdiklat LKPP masing-masing Erlin Halimatussadiyah, wanita 26 tahun asal Bekasi, dan M Bagus Novandi, laki-laki 23 tahun asal Bogor. "Kondisi ketiga korban sehat dan selamat," ujar Sutopo.

Sutopo juga memaparkan detik-detik evakuasi keenam pendaki dan jenazah Ainul.
- Pukul 06.51 Wita
Posisi survivor 6 orang masih berada di Danau Segara Anak dengan memberi tanda terpal warna orange. Posisi jenazah masih pada posisi sebelumnya di Jembatan 1 dari Danau Segara Anak KM 10.
- Pukul 06.30 Wita
Tim Evakuasi terdepan 28 orang dari Basarnas, TNI dan BTNGR telah berjalan turun ke Danau Segara Anak.
Informasi dari tim yang di Pelawangan masih terjadi longsor di jalan ke arah Danau Segara Anak. 9 orang Tim Evakuasi berada di Pos 3 Sembalun membawa tambahan logistik bergerak menuju Pelawangan.
- Pukul 07.00 Wita
Dilakukan briefing Posko Bersama.
- Pukul 07.48 Wita
Kondisi jenazah sudah dikemas dan siap diangkut. Perkiraan tiba di Pelawangan 2-3 jam, 20 orang menangani ini.
- Pukul 08.00 Wita
Tambahan 15 orang tenaga dari Basarnas.
- Pukul 08.8 Wita
Dropping logistik ke Pelawangan.
- Pukul 08.22 Wita
Jenazah mendekati Pelawangan.
- Pukul 08.22 Wita
Tim Evakuasi ke Danau Segara Anak untuk evakuasi keenam orang.
- Pukul 08.22 Wita

Tambahan porter untuk evakuasi 8 orang.
- Pukul 08.50 Wita
Trial ke-3 pemakaian helikopter Basarnas dan BNPB untuk evakuasi enam orang di Danau Segara Anak.
- Pukul 09.01 Wita
Drop logistik via helikopter BNPB landing di Pelawangan dan helikopter Basarnas ke Danau Segara Anak.
- Pukul 09.07 Wita
Tujuh orang warga lokal ditemukan di Gua Susu/Aik Kalaq.
- Pukul 09.07 Wita
Tim SAR evakuasi korban. Tiga pendaki WNI diarahkan ke heli untuk evakuasi, tiga porter dan tujuh orang yang ditemukan di Gua Susu diarahkan ke Pelawangan.
- Pukul 09.39 Wita
Heli berhasil evakuasi tiga orang dan mendarat di Sembalun, tindakan medis dilakukan untuk cek kondisi oleh Posko Terpadu Sembalun.
- Pukul 10.44 Wita
Tim pembawa jenazah sudah di Pelawangan. Tim menyiapkan helipad untuk kemungkinan evakuasi via udara. Proses evakuasi kesepuluh orang masih dilakukan oleh Tim Evakuasi Gabungan.
- Pukul 11.25 Wita
Jenazah tiba di Posko Lapangan Camat Sembalun. Jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Mataram
Hingga saat ini, jumlah pengunjung Gunung Rinjani yang turun sampai tanggal 29-31 Juli pukul 10.13 Wita sebanyak 1.090 orang terdiri dari 723 orang warga negara asing dan 367 orang warga negara Indonesia. Tidak ada korban meninggal dunia dan luka-luka dari pengunjung warga negara asing saat terjadi gempa 6,4 SR pada 29 Juli 2018 pukul 05.47 Wita hingga semuanya dievakuasi.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak