2 Petugas PPS Desa Sukamaju Tasikmalaya Meninggal usai Nyoblos Pemilu 2024
Kamis, 15 Februari 2024 - 14:10 WIB
loading...
Dua petugas Panitia PPS di Desa Sukamaju, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya meninggal saat pemungutan suara. Foto/Ilustrasi
A
A
A
TASIKMALAYA - Dua petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa Sukamaju, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya meninggal saat pemungutan suara, Rabu (14/2). Salah satu petugas sempat mengeluhkan sakit perut kemudian pingsan dan meninggal dunia.
Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Pemilih Hedi Ardhia mengatakan, dua petugas PPS yang meninggal dunia merupakan Sekretaris PPS Fuad Holik dan anggota.
“Informasinya yang bersangkutan itu sempat mengalami sakit perut. Izin pulang sebentar, pulang ke TPS pingsan,” kata Hedi Ardhia di KPU Jabar, Kamis (15/2/2024).
Baca Juga: Uhuy! Komeng Raih 202.599 Suara Rakyat di Dapil Jabar 1
Hasil pendataan dari KPU Kabupaten Tasikmalaya, uja dia, kedua petugas PPS tersebut meninggal karena sakit. Secara kelembagaan, KPU Jabar akan memberikan santunan kepada dua anggota PPS tersebut.
Hedi Ardhia menuturkan, tugas dan pekerjaan kedua anggota PPS tersebut akan digantikan oleh petugas lain.
Di Kabupaten Garut, dua warga meninggal seusai mencoblos di TPS, Rabu (14/2/2024), yaitu, Isah (80) warga Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut dan Irah (55), warga Desa Sukarasa, Kecamatan Samarang.
Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Pemilih Hedi Ardhia mengatakan, dua petugas PPS yang meninggal dunia merupakan Sekretaris PPS Fuad Holik dan anggota.
“Informasinya yang bersangkutan itu sempat mengalami sakit perut. Izin pulang sebentar, pulang ke TPS pingsan,” kata Hedi Ardhia di KPU Jabar, Kamis (15/2/2024).
Baca Juga: Uhuy! Komeng Raih 202.599 Suara Rakyat di Dapil Jabar 1
Hasil pendataan dari KPU Kabupaten Tasikmalaya, uja dia, kedua petugas PPS tersebut meninggal karena sakit. Secara kelembagaan, KPU Jabar akan memberikan santunan kepada dua anggota PPS tersebut.
Hedi Ardhia menuturkan, tugas dan pekerjaan kedua anggota PPS tersebut akan digantikan oleh petugas lain.
Di Kabupaten Garut, dua warga meninggal seusai mencoblos di TPS, Rabu (14/2/2024), yaitu, Isah (80) warga Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut dan Irah (55), warga Desa Sukarasa, Kecamatan Samarang.
Lihat Juga :