alexametrics

Mahasiswa Siapkan Aksi Jika Polda Jabar Tak Usut Kasus Gedung Damkar

loading...
Mahasiswa Siapkan Aksi Jika Polda Jabar Tak Usut Kasus Gedung Damkar
Sejumlah elemen mahasiswa Bogor siap beraksi di Markas Polda Jawa Barat, jika pengusutan dugaan penyelewengan proyek Gedung Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor tidak dilakukan. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BANDUNG - Sejumlah elemen mahasiswa Bogor siap melakukan aksi unjuk rasa di Markas Polda Jawa Barat di Bandung, jika pengusutan dugaan penyelewengan proyek Gedung Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor tidak dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Divisi Sosial BEM Fakultas Hukum UIKA Bogor Fatholloh Fawait. Menurut pria yang akrab disapa Sihol ini Polda Jawa Barat diminta segera turun ke Kabupaten Bogor untuk mengecek dan menyelidiki adanya dugaan penyelewengan dana dalam proyek Pembangunan Gedung Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor tahun anggaran 2018.

"Jika tidak ada kejelasan dari Polda Jabar maka biar mahasiswa yang akan turun ke jalan dan ke Mapolda Jabar untuk mewakili suara rakyat Kabupaten Bogor," kata Sihol kepada SINDOnews, Kamis (12/7/2018).

Menurut Sihol, sudah jelas ada kejanggalan seharusnya Tipikor Polda Jabar pro aktif segera turun ke Kabupaten Bogor.



Hal senada diungkapkan Ketua Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) Rahmatullah yang juga mantan Ketua Forum Mahasiswa Bogor (FMB). Menurut Rahmat, penyidik Polda Jabar harus segera turun dan memeriksa adanya dugaan penyelewengan proyek Gedung Damkar di Kabupaten Bogor, agar persoalannya menjadi terang benderang.

"Kita minta penyidik Polda Jabar bergerak cepat, memanggil pemenang proyeknya dan Kadis Damkarnya karena jelas ini aduan dari masyarakat Kabupaten Bogor sendiri," timpal Rahmat.

Menurut mahasiswa hukum ini, pihaknya juga akan mengerahkan massa mahasiswa ke Mapolda Jabar jika penyidik Tipikor tidak segera turun mengecek ke Kabupaten Bogor.

Sebelumnya Center for Budget Analysis (CBA) menemukan beberapa kejanggalan yang berpotensi merugikan kerugian negara yaitu, Pertama, terkait Proyek Belanja jasa konsultan penyusunan DED gedung kantor dinas pemadam kebakaran yang dipercayakan kepada PT 4 CK yang beralamat di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dimana anggaran yang dihabiskan mencapai Rp442.612.500.

"Angka ini kelewat mahal untuk jenis pekerjaan di atas, sebenarnya terdapat tawaran yang lebih rendah dari perusahaan lainnya namun digugurkan," ungkap Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan ke SINDOnews, Senin 9 Juli 2018.

Kedua, belanja jasa konsultan dan pengawasan yang dijalankan oleh  PT AC beralamat di Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Anggaran yang dihabiskan sebesar Rp433.367.000.

"Lagi-lagi pihak dinas pemadam kebakaran Kabupaten Bogor lebih senang memenangkan perusahaan dengan tawaran kontrak yang tinggi dibandingkan yang lebih efisien," timpal Jajang.

Ketiga, belanja untuk konstruksi gedung. Perusahaan yang beruntung memenangkan proyek ini adalah PT BKN yang beralamat di Ciracas, Jakarta Timur.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak