alexametrics

12 Polisi Dipecat dan 176 Naik Pangkat di Jateng

loading...
12 Polisi Dipecat dan 176 Naik Pangkat di Jateng
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menjawab pertanyaan wartawan seusai upacara HUT ke-72 Bhayangkara di Mapolda Jateng, Rabu (11/7/2018). FOTO/iNews/TAUFIK BUDI
A+ A-
SEMARANG - Sebanyak 12 oknum anggota Polda Jawa Tengah dipecat atau diberhentikan dengan tidak hormat karena melakukan berbagai kesalahan maupun pelanggaran dalam kurun waktu setahun terakhir. Ada beberapa personel yang berusaha melakukan upaya banding karena tak puas dengan putusan tersebut.

"Kita menerapkan reward dan punishment dengan konsisten. Memberikan apresiasi bagi yang berprestasi, kita juga melakukan tindakan tegas. Hukumannya sesuai gradasi kesalahan-kesalahan, terberat kita PTDH atau pemberhentian dengan tidak hormat atau kita pecat. Sekarang ini kan ada 12, tapi masih ada yang mengajukan banding," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono seusai upacara HUT ke-72 Bhayangkara di Mapolda Jateng, Rabu (11/7/2018).

Condro juga mengatakan, terdapat 176 personel naik pangkat bersamaan dengan peringatan HUT ke-72 Bhayangkara. Pemerintah memberikan penghargaan dengan menganugerahkan beragam tanda jasa kepada polisi dengan kategori pengabdian terus-menerus tanpa cacat selama batas waktu yang ditentukan.

"Presiden selaku pemerintah menganugerahkan tanda jasa, ada yang berupa Bhayangkara Nararya, kemudian pengabdian terus-menerus tanpa cacat selama 32 tahun, 24 tahun, 16 tahun, dan delapan tahun. Kenaikan pangkat di Jateng, ada sekira 176 anggota," katanya.

Jenderal bintang dua itu menambahkan, bagi anggota polisi yang menerima penghargaan diminta tak berpuas diri, namun terus meningkatkan prestasi kerja melayani masyarakat. Apalagi, dalam waktu dekat polisi masih harus mengemban tugas pengamanan yakni perhelatan Asian Games dan Pemilu 2019.

"Tidak boleh berpuas diri, anggota Polri harus terus melakukan pelayanan, pengayoman, perlindungan kepada masyarakat, dan menegakkan hukum secara prosfesional dan berkeadilan. Masih banyak agenda yang perlu pengamanan kepolisian, tahapan pileg (Pemilu Legislatif) dan pilpres (Pemilihan Presiden) maupun agenda internasional Asian Games dan Natal, Tahun Baru," katanya.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak