alexametrics

Pabrik Tekstil Terbesar di Pekalongan Terbakar

loading...
Pabrik Tekstil Terbesar di Pekalongan Terbakar
PT Lokatex, pabrik tekstil terbesar di Pekalongan, Jawa Tengah dilahap si jago merah, Rabu siang (11/7/2018). Foto/Suryono
A+ A-
PEKALONGAN - PT Lokatex, pabrik tekstil terbesar di Jalan Raya Siwalan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, terbakar Rabu siang (11/7/2018). Kencangnya tiupan angin dan bahan-bahan yang mudah terbakar, membuat kobaran api cepat membesar. Api hingga kini masih belum dipadamkan meski telah mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran.

Pabrik terbakar di bagian finising di lokasi tengah, sehingga cukup menyulitkan upaya pemadaman api. “Saat kejadian ada karyawan sedang mengelas pipa, diduga api dari las menyambar kain dan sehingga terjadi kebakaran. Api cepat menjalar karena ruangan dipenuhi kain yang sudah jadi dan siap dipasarkan,” jelas Rahmat, salah satu pegawai.

Sejumlah warga dan pegawai berupaya mengevakuasi barang dan memadamkan dengan alat seadanya. Petugas kebakaran sempat kesulitan membawa sejumlah armada untuk masuk mendekati lokasi, karena akses di tengah pabrik cukup sempit.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun akibat kejadian ini kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Sejumlah aparat kepolisian dan TNI mengamankan lokasi kejadian dan masih terus berupaya memadamkan api.

Pabrik ini memproduksi kain dari benang hingga siap pakai dengan jumlah karyawan sekitar 1.500 orang. Belum diketahui nasib para buruh pabrik tersebut.



Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, ketika dihubungi menyebutkan hingga kini masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran. “Saat ini kita masih fokus pemadaman api, agar bisa segera teratasi. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dari dugaan sementara karena kelalaian saat pengelasan, sehingga api menyambar tumpukan kain dan terbakar,” jelas AKBP Wawan Kurniawan, Kapolres Pekalongan, Rabu (11/7/2018).
Pabrik Tekstil Terbesar di Pekalongan Terbakar
(rhs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak