alexametrics

Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter, Kakek 60 Tahun Selamat

loading...
Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter, Kakek 60 Tahun Selamat
Tim SAR mengevakuasi kakek I Made Simpen (60) yang terjatuh dari tebing setinggi 20 meter. Foto: SINDOnews/Kis Kertasari
A+ A-
KARANGASEM - Proses evakuasi seorang warga Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem, Bali, yang terjatuh dari tebing, berlangsung cukup sulit. Kondisi tebing yang curam dengan ketinggian 20 meter membuat warga tidak berani langsung mengevakuasi dan memutuskan untuk menunggu bantuan tim Search And Rescue (SAR).

Lokasi tebing jatuhnya korban berada di tengah sawah Subak Gantalan Dua, Dusun Bebandem, Karangasem, Jumat (6/7/2018). Dari laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dari Sudiana, diketahui identitas korban atas nama I Made Simpen (60).

Keterangan dari pihak keluarga, kakek paruh baya itu sudah pergi dari rumah sekitar pukul 05.00 Wita. Keluarganya sempat melakukan pencarian namun hasilnya nihil, sampai mereka mendapatkan informasi bahwa I Made Simpen terjatuh ke jurang.



Menurut cerita petugas yang berada di lokasi, korban bermaksud pergi mencari tukang potong kayu dan harus melewati jalanan sempit yang curam, namun dalam perjalanan ia terpeleset dan jatuh dari tebing.

"Kejadian sekitar pukul 10.00 Wita dan 10 menit setelahnya kami terima laporannya dari BPBD, tim rescue dari Pos SAR Karangasem segera bergerak ke lokasi, kira-kira 20 menit waktu yg dibutuhkan hingga tim tiba di lokasi," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana.

Kebetulan saat terima laporan Ketut masih standby di Karangasem untuk memantau kondisi masyarakat yang terdampak aktivitas Gunung Agung. "Jadi langsung saya gerakkan personel dengan peralatan mountenering," imbuhnya.

Ketika ditemukan, korban masih dalam kondisi sadar dan diduga mengalami patah tulang belakang. Selanjutnya korban dibawa ke atas dengan menggunakan tandu. Meskipun medannya curam, tim SAR terbantu dengan keberadaan warga yang ikut bergantian menggotong korban.

Akhirnya pada pukul 11.45 Wita proses evakuasi berhasil dilakukan. "Dari bawah hingga diantarkan ke ambulans jaraknya sekitar 300 meter dan banyak warga yang membantu. Tadi juga kita amankan dengan tali agar tidak membahayalan warga yang ikut terlibat proses evakuasi," ungkap salah seorang personel Basarnas.

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Karangasem dengan menggunakan ambulans milik Puskesmas Bebandem agar mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak