alexametrics

Disangka Diculik, Ternyata Jeniffer Diajak Main ke PVJ

loading...
Disangka Diculik, Ternyata Jeniffer Diajak Main ke PVJ
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo bersama Jennifer dan kedua orang tuanya. Koran SINDO/Agus
A+ A-
BANDUNG - Rian dan istrinya panik bukan main saat mendapati Jennifer Richelle (4) putri mereka, tak ada di wahana bermain Mal Paskal 23, Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, Senin (2/6/2018) sekitar pukul 17.30 WIB. Dian pun melapor kehilangan anak ke Polrestabes Kota Bandung.

Setelah menerima laporan, anggota Satreskrim Polrestabes Bandung meluncur ke lokasi kejadian. Penyidik meminta keterangan saksi dan memeriksa rekaman CCTV di mal tersebut. Dalam rekaman tampak Jennifer sedang dituntun seorang perempuan tak dikenal. Dugaan bahwa Jennifer hilang karena diculik pun tersebar luas setelah ada yang mengunggah kabar tersebut ke media sosial.

Beruntung, dua jam kemudian Jennifer kembali ke Mal Paskal 23. Balita itu diantar oleh perempuan yang tadi terekam CCTV. Ternyata, Jennifer tidak diculik melainkan diajak jalan-jalan ke Mal Paris van Java (PVJ), Jalan Sukajadi, Kota Bandung.



Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, berdasarkan keterangan Sasha, perempuan yang membawa Jennifer jalan-jalan ke Mal PVJ, hari itu dia datang bersama anaknya ke Mal Pasal 23. Di mal ini, dia mengunjungi wahana bermain. Di sana, Sasha bertemu dengan Jennifer. Setelah beberapa lama, Sasha berniat jalan-jalan ke Mal PVJ, Jalan Sukajadi.

Sasha kemudian bertanya ke Jennifer bersama siapa di Mal Paskal, Jennifer mengaku sendirian. "Semula memang ada kekhwatiran Jennifer diculik. Sasha mengaku sama sekali tak berniat menculik. Dia justru kasihan dengan Jennifer karena sendirian di wahana bermain," katanya.

Dia kemudian mengajak Jennifer ke PVJ. Di PVJ, Sasha membelikan baju dan pampers untuk Jennifer karena bajunya basah. Bahkan Sasha membelikan Jennifer makanan. Setelah puas bermain di PVJ, Sasha membawa kembali Jennifer ke Paskal 23," sebutnya.

Menurut Hendro, kasus ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan sebab orang tua Jennifer pun mencabut laporan. Selain itu, Sasha pun tak ada motif untuk menculik Jennifer. Bahkan Sasha sudah meminta maaf kepada orang tua Jennifer.

"Kami ekspos kasus ini untuk mengklarifikasi isu anak hilang yang viral di media sosial. Yang terjadi sebenarnya tidak ada penculikan balita. Jadi kasus dugaan penculikan dihentikan," ujar Kapolrestabes.

Rian Steven, ayah Jennifer mengatakan, saat kejadian dia bersama istri, Karmela, dan adiknya Margareta berkunjung ke Mal Paskal 23, Pasirkaliki. Jennifer kemudian dibawa ke wahana bermain oleh Margareta. Setelah beberapa lama, Rian, Karmela, dan Margareta menjemput Jennifer di wahana bermain.

Namun Jennifer tidak ada di sana. "Saya sempat panik, khawatir Jennifer diculik orang. Namun ternyata Jennifer kembali. Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Pak Hendro Pandowo (Kapolrestabes Bandung) dan M Yoris Maulana (Kasat Reskrim Polrestabes Bandung) yang telah berupaya menemukan kembali anak kami," kata Rian.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak