alexametrics

Hasil Quick Count Internal Asyik, Rindu Kalah Tipis

loading...
Hasil Quick Count Internal Asyik, Rindu Kalah Tipis
Tim IT Partai Gerindra untuk Pilgub Jabar Rizaldy Danar Priambodo. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A+ A-
BANDUNG - Tim Internal Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) mengungkap fakta hitung cepat (quick count) yang menyatakan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) kalah di ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

Dalam hasil quick count yang dilakukan dua tim berbeda, Rindu kalah dari Asyik dengan selisih yang sangat tipis. Quick count pertama dilakukan dengan sampel 1.068 tempat pemungutan suara (TPS). Dari hasil quick count pertama ini, Asyik memperoleh 30,69 persen suara, sementara Rindu 30,44 persen suara.

"Selisihnya hanya 0,2 persen dengan margin of error 3 persen," ungkap Tim IT Partai Gerindra untuk Pilgub Jabar Rizaldy Danar Priambodo dalam konferensi pers di Kantor DPD Partai Gerindra Jabar, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Kamis (28/6/2018).



Sedangkan hasil quick count yang dilakukan tim kedua dengan sampel 600 TPS dan margin of error 4 persen, lanjut Rizaldy, Paslon Asyik juga unggul dengan raihan 31,7 persen suara, sementara Rindu 30,6 persen suara atau hanya berselisih tipis sekitar 1 persen.

"Selisihnya memang sangat tipis. Hal itulah yang membuat kami belum berani mengklaim kemenangan," katanya.

Rizaldi melanjutkan, pihaknya mengkritisi metode quick count sejumlah lembaga survei yang telah menyatakan Rindu sebagai pemenang. Sebab, menurut dia, hampir seluruhnya mengklaim memiliki margin of error sekitar 1 persen, namun mereka hanya menggunakan sampel di kisaran 300 TPS.

"Kalau sampelnya itu 300 (TPS), margin of error-nya harusnya 7 persen. Kalau 600, 4 persen," sebut Rizaldi.

Selain itu, dia juga mempertanyakan kredibilitas dan kompetensi lembaga survei yang melakukan quick count Pilgub Jabar 2018 tersebut. Sebab, mereka berkali-kali melakukan survei, namun hasil quick count-nya jauh berbeda. "Saat mereka survei, suara Asyik hanya satu digit, tapi kemarin di quick count, hasilnya 29 persen," ujarnya. (Baca juga: Hasil Survei Bulan Juni, 4 Lembaga Survei Menangkan Rindu).

Atas dasar itulah, pihaknya mencium adanya upaya untuk menggiring opini publik atas hasil kontestasi Pilgub Jabar 2018. "Ada pihak yang ingin men-drive opini publik, bahwa hasil quick count ini benar," tandasnya.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak