alexametrics

Iwan Bule Imbau Warga Jabar Tunggu Hasil Penghitungan Suara KPU

loading...
Iwan Bule Imbau Warga Jabar Tunggu Hasil Penghitungan Suara KPU
Pj Gubernur Jabar M Iriawan berkomunikasi dengan seluruh Desk Pilkada se-Jabar lewat video conference di Gedung Sate untuk memantau situasi pemungutan suara, Rabu (27/6/2018). Foto/Humas Pemprov Jabar
A+ A-
BANDUNG - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Komjen Pol M Iriawan mengimbau masyarakat Jabar untuk menunggu hasil resmi penghitungan pemungutan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), agar situasi tetap kondusif pascapemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di 16 kabupaten/kota, termasuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

Meskipun hasil penghitungan suara sementara dapat diketahui dari sejumlah lembaga melalui hitung cepat atau quick count, namun pria yang akrab disapa Iwan Bule itu meminta masyarakat tetap bersabar menunggu hasil resmi dari KPU, 9 Juli 2018.

"Mari kita tunggu hasil penghitungan resmi dari pemerintah. Kalau quick count kan masing-masing punya sistem yang berbeda, tapi kalau untuk melihat silakan saja. Namun, KPU akan mengumumkan hasil penghitungan resmi tanggal 9 Juli 2018. Masyarakat harus bersabar tunggu hasil yang resmi," kata Iwan dalam keterangan resminya, Rabu (27/6/2018).



Iwan pun berharap kepada para pasangan calon (paslon) kepala daerah untuk menghormati proses penghitungan suara yang dilakukan pihak KPU dan tidak saling klaim kemenangan.

"Kami imbau juga kepada para paslon, hormati dulu proses penghitungan resmi. Boleh merasa unggul, tapi tunggu dulu hasil dari KPU, kami harap untuk menahan diri saja," pinta Iwan.

Iwan juga mengungkapkan, berdasarkan pantauannya, muncul sedikit permasalahan jelang pemungutan suara di wilayah Plumbon, Kabupaten Cirebon, yakni hilangnya 2.642 suara. Namun, kata Iwan, surat suara yang hilang tersebut sudah diganti dengan surat suara yang baru.

"Surat suara yang hilang itu sudah kita lakukan pendalaman kenapa bisa hilang. Yang jelas KPU dibantu Bawaslu sudah memenuhi surat yang hilang itu. Saya pantau terus dan alhamdulillah bisa dilaksanakan dengan baik hari ini," jelasnya.

Selain di Kabupaten Cirebon, persoalan lain adalah rusaknya 29 lembar surat suara karena basah di Kabupaten Bandung Barat. Setelah melalui proses pengeringan, surat suara yang basah tersebut dapat kembali digunakan saat pemungutan suara.

"Untuk situasi keamanan, saya terus komunikasi dengan keamanan yang membawahi kamtibmas. Alhamdulillah situasi dalam keadaan kondusif, kita harapkan dari mulai pemungutan dan rekapitulasi suara semua lancar," tandasnya. (Baca juga: Rindu Unggul di Quick Count, Tim Asyik: Pilgub Jabar Belum Selesai).
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak