alexametrics

Di Karawang, 10 TPS Dijaga 1 Anggota Polri

loading...
Di Karawang, 10 TPS Dijaga 1 Anggota Polri
Pengamanan Pilkada di Karawang akan menggunakan sistem 1:5:10, yaitu satu petugas Polri/TNI banding lima linmas, banding 10 TPS. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
KARAWANG - Jelang pelaksanaan pencoblosan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, suhu politik di Kabupaten Karawang masih kondusif. Kendati begitu jajaran Polres Karawang, Jawa Barat, tetap mewaspadai potensi gangguan Kambtimas yang bisa menggangu pelaksanaan Pilkada.

Sebanyak 3.090 personel gabungan dari unsur TNI/Polri, Satpol PP dan Linmas dikerahkan untuk pengamanan di setiap TPS (tempat pemungutan suara).

"Dari hasil pemetaan yang kami lakukan belum menemukan adanya potensi gangguan keamanan yang bisa mengganggu pelaksanaan Pilkada. Masyarakat Karawang sudah cukup cerdas menyikapi Pilkada ini dan semua berjalan sesuai dengan aturan. Meski begitu kita tetap mewaspadai ancaman gangguan kamtibmas, terutama setelah selesai perhitungan suara," kata Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya, Selasa (26/6/2018).



Menurut Slamet, aparat gabungan akan dikerahkan seluruh TPS yang berjumlah 3.090 personel yang terdiri dari unsur TNI berjumlah 400 orang, Polri 720 orang dan sisanya dari unsur Satpol PP dan Linmas. Pengamanan Pilkada kali ini akan menggunakan sistem 1:5:10, yaitu satu petugas Polri/TNI banding lima linmas, banding 10 TPS.

"Jadi untuk satu anggota Polri atau TNI akan menjaga 5 sampai 10 TPS dibantu dari unsur satpol PP dan Linmas. Mulai hari ini mereka sudah mulai melakukan pengamanan," katanya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak