alexametrics

Gelar Debat Terakhir, KPU Bali Angkat Tema Pembangunan Daerah

loading...
Gelar Debat Terakhir, KPU Bali Angkat Tema Pembangunan Daerah
KPU Bali gelar Debat Terbuka Pilgub Bali 2018 di Denpasar. Foto/Kis Kertasari/SINDOnews
A+ A-
DENPASAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali kembali menggelar gelar Debat Terbuka Ketiga Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018. Debat pertemuan terakhir kedua pasangan calon menyampaikan visi misi yang disiarkan secara langsung.

Dimana kedua calon pendukung pasangan calon nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Arta Ardana Sukawati sedangkan calon pasangan nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta sedang adu yel-yel dalam ruangan Hotel Trans, Denpasar, Bali.

Ketua KPUD Bali, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, debat kali ini debat yang terakhir sebelum Pilkada 2018 yang bakal dilakukan pada 27 Juni 2018.

Dia menjelaskan, debat kali ini mengusung tema pembangunan daerah dalam bingkai NKRI.



"Tema hal itu diangkat karena penting, pembangunan daerah sebagai dari memperkuat Indonesia secara keseluruhan secara konteks," terangnya di Denpasar, Bali, Jumat (22/6/2018).

Dia menerangkan, tema tersebut dengan mengambil Sub tema hukum, politik, adat, seni dan budaya. (Baca juga: Debat Kedua Pilgub Bali, Jawaban Paslon Dinilai Normatif)

"Bidang hukum dan politik ini terkait kebijakan apa yang akan diambil oleh pasangan calon mempimpin kedepannya. Kemudian adat dan seni budaya Bali bagi kami adalah roh taksu sprit Bali," terangnya.

Dia berharap, digelarnya debat terbuka ini agar masyarakat tidak salah dalam memilih pemimpin untuk kemajuan wilayahnya.

"Kami harap dengan adanya debat ini masyarakat bisa menentukan pilihannya dalam mencari pemimpin Bali dalam lima tahun ke depan," ujarnya.

Tambahnya, untuk tim perumus ada dari Universitas Udaya, Marwadewa, UNHI, dan ISI. "Semoga debat ini bisa berjalan dengan lancar dan aman," ujarnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak