alexametrics

Mudik, Pria Ini Naik Sepeda Onthel dari Bekasi-Gunungkidul

loading...
Mudik, Pria Ini Naik Sepeda Onthel dari Bekasi-Gunungkidul
Sandi Setiawan mudik dari Bekasi ke Gunungkidul menggunakan sepeda onthel. (Ist)
A+ A-
GUNUNGKIDUL - Berbagai upaya dilakukan warga untuk bisa mudik lebaran dan berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Selain menggunakan moda angkutan umum, ada juga yang nekad menggunakan sepeda onthel.

Seperti yang dilakukan Sandi Setiawan. Pria berusia 30 tahun ini nekad mengayuh sepeda gunungnya dan melaju dari Bekasi Jawa Barat menuju tanah kelahirannya di Dusun Karanganyar, Desa Sumberejo, Semin Gunungkidul.

Selama empat hari empat malam terhitung sejak Jumat, 8 Juni lalu, Sandi mulai berangkat  usai Salat Magrib. Dengan bekal seadanya Sandi memiliki tekad kuat dan tiba di kampung halamannya Semin Gunungkidul pada, Selasa (13/6/2018) tadi malam sekitar pukul 20. 30 WIB. Dia pun disambut peluk cium dan tangis kedua orang tuanya Pardiyanto dan Sukastri melihat kedatangan putra pertamanya yang merantau di kota besar untuk merubah nasib.

Di Cikarang, Sandi bekerja di sebuah pabrik onderdil kendaraan bermotor. Persiapan yang matang tentunya dipersiapkan jauh hari pria yang masih lajang ini. "Memang tidak mudah dan ini rekor saya ketiga kalinya, perjalanan sekitar 600 km dari Cikarang menuju Semin Gunungkidul," tuturnya kepada wartawan, Rabu (13/6/2018).

Sebelum memilih menggunakan sepeda onthel, dia mengaku sempat naik sepeda motor. Namun dia berusaha menyalurkan hobi bersepeda. Akhirnya dia mencoba dan menjadi ketagihan bersepeda ketika mudik."Di jalan banyak temannya jadi asyik," tuturnya.

Untuk menyiasati perjalanan jauh yang ditempuh selama empat hari empat malam ini, Sandi mengaku sudah memiliki cara tersendiri. Dia istirahat di siang hari dan melanjutkan perjalanan di malam hari. "Kalau siang panas sekali. Jadi saya memilih banyak berjalan malam hari," katanya.

Dia pun mengaku bangga dan bersyukur bisa sampai kampung halaman dengan selamat. Terlebih bisa sujud di depan  kedua orang tuanya dan tidak membebani keluarga di saat hari raya Idul fitri.

Orang tua Sandi, Pardiyanto mengaku bangga dengan tekad kuat anaknya. Dia pun sering meminta anaknya naik bus saja untuk pulang. Namun anaknya tetap berpendirian kuat naik sepeda onthel. "Rasa khawatir memang ada. Namun saya yakin Sandi mampu," ucapnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak