alexametrics

Pemudik Diminta Tidak Asal Bawa Kerabat ke Kota

loading...
Pemudik Diminta Tidak Asal Bawa Kerabat ke Kota
Kedatangan para pemudik mulai terasa di Gunungkidul, sebagai kantong utama pemudik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dok/SINDOnews
A+ A-
GUNUNGKIDUL - Kedatangan para pemudik mulai terasa di Gunungkidul, sebagai kantong utama pemudik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Seiring dengan arus mudik, Pemkab Gunungkidul berpesan kepada pemudik untuk tidak membawa kerabat mengadu nasib di perantauan.

"Saya ucapkan selamat datang kepada pemudik yang sudah tiba di kampung halaman. Selamat berkumpul keluarga  dan menikmati masa lalu di tanah kelahiran," ucap Bupati Gunungkidul, Badingah, Rabu (12/6).

Dia menjelaskan bagi para pemudik juga diharapkan untuk tidak asal mengajak kerabatnya  merantau. Bagaimanapun, kata dia, untuk merantau dibutuhkan skill sehingga perantau benar benar menjadi tenaga kerja yang memiliki skill. "Jangan sampai asal mengajak sanak saudara atau tetangga ke Jakarta. Namun, perlu persiapan ketrampilan," lanjutnya.

Sementara itu, arus lalu lintas mudik tahun ini cukup lancar. Meskipun terjadi kenaikan arus lalu lintas, namun tidak ada kemacetan di jalur mudik Yogyakarta menuju Wonosari.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Terminal Dhaksinarga Wonosari Much Edy Lestari menjelaskan, sedikitnya 5.000 pemudik yang menggunakan bus tiba di Gunungkidul. Kendati demikian, tidak ada keterlambatan bus yang masuk ke Gunungkidul. "Semua berjalan lancar tidak ada kemacetan berarti," ucapnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak