alexametrics

Pemudik Sudah Bisa Lintasi Jembatan Widang Lamongan - Tuban

loading...
Pemudik Sudah Bisa Lintasi Jembatan Widang Lamongan - Tuban
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo saat meresmikan kembali penggunaan Jembatan Widang yang sempat ambrol pada April 2018 lalu.FOTO/SINDOnews/Lukman Hakim.
A+ A-
SURABAYA - Jembatan Widang menghubungkan Lamongan dan Tuban akhirnya selesai diperbaiki dan dapat dilintasi pemudik Lebaran. Jembatan ini sempat ambrol pada April 2018 lalu

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo resmi membuka akse jembatan tersebut. Dengan dibukanya jembatan ini, kendaraan dari arah Lamongan menuju Tuban maupun sebaliknya bisa menggunakan dua ruas jembatan.



Sebelumnya, jembatan sudah dites kemampuan dan kekuatannya untuk dilalui kendaraan. Berdasarkan hasil tes kelayakan jembatan, kendaraan bermuatan besar yang diperbolehkan maksimal 40 ton beban total.

Karena maksimalnya 40 ton, truk atau kendaraan bermuatan besar, truk dilarang berjejeran saat melewati jembatan ini.

“Kami berharap dengan dibukanya jembatan ini arus mudik bisa semakin aman, nyaman dan lancar,” kata Soekarwo usai meresmikan jembatan itu, Rabu (6/6/2018).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII I Ketut Dharmawahana menambahkan, sebelum pembukaan jembatan, pihaknya mengetes dengan pembebanan melalaui kendaraan bermuatan berat dengan total maksimal 40 ton.

“Yang dikatakan jembatan berfungsi baik itu ketika dilalui kendaraan bermuatan berat jembatan turun sedikit, kemudian setelah dilewati kondisi jembatan kembali pada posisi awal. Artinya keelastisan jembatan berfungsi normal,” ujarnya.

Pihaknya melakukan monitoring terhadap fungsi jembatan setiap dua minggu sekali hingga akhir tahun.

Soekarwo juga mengapresiasi atas penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan tol fungsional Kertosono-Wilangan sepanjang 38 km, termasuk penyelesaian Jembatan Besuk yang berada di atas Sungai Avur Besuk.

Jembatan tersebut berada di antara Desa Bandar Kedungmulyo dengan Gondang Manis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, yang dijadwalkan selesai Jumat 8 Juni mendatang dan beroperasi keesokan harinya.

Menurutnya, dengan beroperasinya tol fungsional ini sangat membantu para pemudik untuk menghindari kemacetan di jalur utama saat arus mudik dan balik tahun 2018.

"Ini sebagai solusi mengatasi kepadatan mobilitas transportasi di jalan utama dari Surabaya ke luar kota," ujarnya.

Dia jugamenjelaskan jika tol fungsional Kertosono-Wilangan sudah difungsikan artinya jalur tengah hingga ke Ngawi semua dilalui tol saat mudik.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Tol Solo-Kertosono Agung Sutarjo menjelaskan, jalur tol fungsional Kertosono-Wilangan yang digunakan satu arah dari Surabaya hingga H+2.

Apabila terjadi kemacetan, jembatan bailey yang berada di samping Jembatan Besuk juga akan dipergunakan.“Pada hari mudik dari timur ke barat keluarnya di Caruban, satu arah semua. Setelah H+2 dari barat ke timur bisa lewat jalan tol fungsional,” jelasnya.
(vhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak