alexametrics

Deddy Mizwar Nilai Ponpes Penting untuk Tangkal Dampak Buruk Internet

loading...
Deddy Mizwar Nilai Ponpes Penting untuk Tangkal Dampak Buruk Internet
Cagub Jabar nomor urut 4 Deddy Mizwar menilai, keberadaan pondok pesantren penting untuk menangkal dampak buruk internet. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A+ A-
BANDUNG - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat (Jabar) Deddy Mizwar menilai, keberadaan pondok pesantren (ponpes) penting untuk menangkal berbagai macam dampak buruk yang ditimbulkan internet, khususnya pada generasi muda.

Menurut Deddy, pendidikan Islam yang diberikan di ponpes dapat menjadi benteng untuk melawan berbagai dampak buruk tersebut, seperti berbagai informasi negatif. Terlebih, internet kini sudah semakin mudah diakses.

"Saat ini internet semakin mudah diakses, sehingga dapat menyebarkan informasi hoax. Selain itu, orang juga dengan mudahnya menonton situs-situs negatif, seperti situs porno dan yang lainnya. Pertanyaannya, siapa yang dapat mengawasi hal itu? Sementara orang tuanya juga tidak bisa mengawasi selama 24 jam penuh," papar Deddy, Selasa (5/6/2018).



Karena itu, cagub Jabar nomor urut 4 itu menilai, saat ini peran ponpes cukup penting dalam memberikan pemahaman tentang agama bagi anak muda, apalagi pendidikan agama yang didapatkan di sekolah sangat sedikit.

"Pendidikan agama di sekolah sangat sedikit sekali, bahkan dalam satu minggu hanya ada beberapa pertemuan. Makanya, pondok pesantrenlah yang saya kira saat ini dapat membantu anak memahami tentang agama," katanya.

Dia menambahkan, dampak buruk lain dari internet bagi generasi muda adalah terbukanya peluang transaksi narkoba dan pornografi. Bahkan, kata Deddy, yang lebih bahaya lagi adalah pengaruh LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) yang mulai mengancam generasi muda melalui internet.

"Karena itu, untuk membentengi dampak buruk ini, pendidikan agama dan pendidikan pesantren harus menjadi prioritas," tandasnya.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak