Rumah 2 Lantai di Sukabumi Ambruk usai Terbakar, Damkar Butuh 1,5 Jam Jinakkan Api

Rabu, 31 Januari 2024 - 06:30 WIB
loading...
Rumah 2 Lantai di Sukabumi...
Api yang cepat membesar membakar bangunan 2 lantai di wilayah pemukiman padat penduduk Kota Sukabumi. Foto/Dharmawan Hadi/MPI
A A A
SUKABUMI - Sebuah rumah di Kampung Babakan Caringin, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi , alami kebakaran hebat pada Selasa (30/1/2024) sekira pukul 22.30 WIB. Petugas pemadam kebakaran bejibaku selama 1,5 jam untuk menjinakkan api.

Rumah 2 lantai yang terletak di pemukiman padat tersebut, rusak tidak bisa ditempati untuk sementara. Api yang menghanguskan atap dan bangunan lantai 2 yang terbuat dari material kayu, membuat bahan mudah terbakar tersebut ambruk menimpa barang-barang yang berada di ruang tamu.

Ketua RT setempat, Erna Hayati mengatakan, kejadian kebakaran tersebut diduga berawal dari korsleting listrik pada jaringan yang ada di bagian ruangan dapur. Percikan api yang menyambar kompor gas, lalu membesar dan mulai membakar barang-barang yang ada di sekitarnya.

"Terjadi kepanikan, warga semua pada keluar, saya juga sampai gemetaran karena rumah saya persis berada di samping rumah yang terbakar. Langsung saja saya hubungi pemadam kebakaran," ujar Erna kepada MNC Portal Indonesia di lokasi kejadian kebakaran tersebut.

Baca Juga: Rumah Ambruk Dihantam Gelombang, Warga Terpaksa Mengungsi

Api yang cepat membesar, lanjut Erna, membuat penghuni rumah langsung keluar menyelamatkan diri. Sebanyak 3 Kepala Keluarga (KK) dengan 5 jumlah jiwa berhasil selamat dari kobaran api yang terus membesar menghanguskan harta benda dan bangunan tempat tinggal tersebut.

Sementara itu Kepala Regu I Pemadaman Kebakaran Kota Sukabumi, Rikrik Rusyiana mengatakan, pihaknya menerima laporan warga adanya kejadian kebakaran tersebut, pada sekira pukul 23.00 WIB. Lalu sebanyak 3 unit kendaraan diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

"Dugaan penyebab kebakaran dari korsleting listrik. Selesai pemadaman sekitar 1,5 jam. Saat ini sedang dilakukan pendinginan dan penyisiran mungkin masih ada api yang menyala. Untuk kerugian yang dialami korban, masih dalam hitungan petugas," ujar Rikrik usai melakukan pemadaman api.

Di tempat yang sama, Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi, Yunus Suhandi yang berada di lokasi kejadian, mengatakan, perlunya pemerintah kota untuk menyediakan fasilitas hidran bagi pemukiman warga yang padat penduduk untuk langkah awal penanganan jika terjadi kebakaran.

"Itu hidran sangat diperlukan, setiap Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) selalu diusulkan itu, tapi banyak yang tidak terealisasikan. Lalu kendaraan pemadam kebakaran yang harus ditambah dan yang lama harus diperbaharui, agar penanganan cepat," ujar Yunus.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Rekomendasi
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Berita Terkini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved