alexametrics

Pangdam Diponegoro: Islam Itu Penuh Toleransi

loading...
Pangdam Diponegoro: Islam Itu Penuh Toleransi
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto di Pondok Pesantren Wali, Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Foto/Ahmad Antoni/KORAN SINDO
A+ A-
SEMARANG - Sebagai umat Islam harus paham bagaimana Islam yang sesungguhnya sebagaimana yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Islam itu penuh toleransi, Nabi sangat menghormati umat agama lain dan tidak pernah memaksakan umat agama lain untuk memeluk Islam.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto dalam acara Silahturahmi Kebangsaan di Pondok Pesantren Wali, Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis 31 Mei 2018.

Lebih lanjut Wuryanto menerangkan, umat Islam memang terlahir dari lingkungan dan keluarga Islam. Lantas bagaimana dengan mereka yang lahir dari orang tua dan lingungan non muslim, apakah mereka salah? Jawabnya tentu tidak salah.



"Kita yang terlahir sebagai muslim yakin bahwa agama kita adalah yang terbaik. Pun demikian dengan mereka yang terlahir bukan muslim juga meyakini bahwa agama merekalah yang terbaik. Maka, disinilah letak pentingnya toleransi," ungkapnya.

Pihaknya juga mengajak kepada seluruh yang hadir untuk tidak mempunyai pemikiran yang sempit, sehingga memaksa masyarakat yang tidak seagama dengan kita untuk memeluk agama yang kita anut, sehingga toleransi dipertentangkan.

Acara Silaturahmi Kebangsaan yang bertajuk “Memperkokoh Silahturahmi dan Sinergitas TNI-Pesantren untuk Menjaga Keutuhan NKRI” di Pondok Pesantren K.H Anis Maftuhin ini, juga dilaksanakan bazar minyak goreng murah yang di selenggarakan oleh Kodam IV/ Diponegoro di peruntukkan kepada masyarakat yang kurang mampu.

"Bazar minyak goreng murah ini diperuntukkan bagi masyarakat yang memang betul-betul kurang mampu sehingga diharapkan bisa dapat membantu untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri," ujar mantan Kapuspen TNI ini.

Pada kesempatan tersebut Pangdam IV/Diponegoro juga memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren Wali yang berupa Al Qur'an, dan sebaliknya dari Ponpes Wali memberikan cinderamata berupa satu buah buku ilmu pedoman Islam kepada Pangdam.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak