alexametrics

Peluru Tembus Dada Kiri, Jambret di Jalan Riau Tewas

loading...
Peluru Tembus Dada Kiri, Jambret di Jalan Riau Tewas
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo didampingi Kasatreskrim AKBP M Yoris Maulana dan Kasubag Humas Kompol Shanti Rianawati saat ekspose di RS Polri Satika Asih Bandung, Kamis (31/5/2018). Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A+ A-
BANDUNG - Nyawa RR (32), tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret, melayang setelah peluru polisi menembus dada kiri dan mengenai jantung. RR terpaksa ditembak mati lantaran melawan saat akan ditangkap oleh anggota Satreskrim Polrestabes Bandung.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tindakan tegas terhadap RR berawal dari peristiwa penjambretan yang terjadi di Jalan RE Martadinata atau Riau pada Minggu (27/5/2018). Saat itu, korban bernama Yanni Diarti (65), warga Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sedang menyeberang di Jalan Riau. Tiba-tiba datang pelaku RR dan temannya N (22), berboncengan motor. RR yang dibonceng merampas tas korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian cukup besar. Selain kehilangan telepon seluler (ponsel), uang dolar AS milik korban pun raib. Kemudian, korban melaporkan peristiwa itu ke Polslek Bandung Wetan (Bawet).



"Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Bawet dan Satreskrim Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, anggota mengamankan NG (16), warga Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, yang diduga sebagai penadah barang curian," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo didampingi Kasatreskrim AKBP M Yoris Maulana dan Kasubag Humas Kompol Shanti Rianawati saat ekspose di RS Polri Satika Asih Bandung, Kamis (31/5/2018).

Hendro mengemukakan, dari NG, petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku penjambretan di Jalan Riau adalah RR dan N. Anggota lantas membekuk RR pada Kamis (31/5/2018) dini hari di kawasan Cinunuk.

Dari rumah tersangka RR, petugas mengamankan sejumlah tas perempuan berbagai merek yang diduga kuat milik para korban. Selain itu, diamankan pula satu unit motor, surat gadai emas, sejumlah kartu ATM, dan uang tunai Rp20 juta yang diduga hasil kejahatan.

"Saat RR dibawa untuk diperiksa lebih lanjut, dia melawan dan mencoba kabur. Anggota lalu melakukan tindakan tegas sehingga RR tewas setelah peluru menembus dadanya," ujar mantan Kapolres Jakarta Pusat ini.

Hendro menuturkan, dari sejumlah barang bukti yang disita, ada indikasi pelaku RR telah berkali-kali melakukan penjambretan. Sebagian besar aksi kejahatan jalanan itu dilakukan di sepanjang Jalan Riau yang banyak berdiri distro dan factory outlet yang jadi destinasi kunjungan wisatawan.

"Kasus ini akan kami kembangkan lebih lanjut. Yang pasti, Polrestabes Bandung akan menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan yang membuat resah masyarakat."
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak