alexametrics

Pascateror, Pusat Perbelanjaan di Surabaya Kembali Normal

loading...
Pascateror, Pusat Perbelanjaan di Surabaya Kembali Normal
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengunjungi pusat perbelanjaan batik dan kain di kawasan Jembatan Merah Plasa (JMP), Rabu (23/05/2018). FOTO/SINDOnews/Aan Haryono
A+ A-
SURABAYA - Pascaaksi terorisme sepekan yang lalu, Kota Surabaya kembali berjalan normal. Semua pusat perbelanjaan sudah dibanjiri para pembeli. Perputaran uang pun kembali lancar setelah sempat terjatuh karena aksi terorisme.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan, saat ini perekonomian Kota Surabaya sudah kembali berangsur normal. Pusat perbelanjaan yang sebelumnya dirasa sepi pengunjung, saat ini berangsur membaik.

Risma pun sempat berkeliling di beberapa pusat perbelanjaan Kota Surabaya. Selain untuk meyakinkan warganya, dia juga ingin mendengar langsung dari para pedagang bagaimana transaksi dari bisnis mereka. Khususnya bagi para pedagang ritel yang juga sempat terkena imbasnya secara langsung.



“Sebenarnya ini momentum untuk pedagang, kan sudah mendekati hari raya bisa naik terus pendapatannya,” ujar Risma ditemui saat berkeliling di pusat perbelanjaan Jembatan Merah Plasa (JMP), Rabu (23/5/2018).

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini menambahkan, pihaknya ingin terus berkeliling untuk menyakinkan warganya kalau Surabaya sudah pulih. Ia juga menyempatkan untuk berfoto bersama masyarakat. Menurut dia, masyarakat tidak perlu lagi khawatir ataupun takut jika ingin berbelanja.

Sebelumnya, Risma juga sempat mengunjungi beberapa mall di Surabaya seperti Ciputra World Mall dan Pakuwon Mall. Di semua mal yang dikunjungi, semua sudah berjalan seperti biasanya.

Salah satu pedagang ritel di pusat perbelanjaan Jembatan Merah Plasa Farah Tri Hastuti mengatakan, bahwa saat ini angka penjualan bisnisnya sudah kembali berangsur membaik. Walaupun, menurutnya, angka tersebut masih mencapai 80 persen, belum sepenuhnya 100%. Namun, ia optimis bahwa dua minggu menjelang lebaran angka tersebut akan terus naik hingga melebihi 100 persen.
(vhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak