alexametrics

Densus 88 Kembali Amankan Terduga Teroris di Riau

loading...
Densus 88 Kembali Amankan Terduga Teroris di Riau
Tim Detasmen Khusus (Densus) 88 kembali melakukan penangkapan terduga teroris di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
PEKANBARU - Tim Detasmen Khusus (Densus) 88 kembali melakukan penangkapan terduga teroris di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau.

Ada dua orang yang diamankan petugas, yakni HS alias AY (32)  warga Dusun 3 Taman Sari, Kepulauan Kasang Bangsawan Muda, Kecamatan Pujud, Rohil. Kemudian terduga kedua adalah  AH yang diamankan di Teluk Bano Kecamatan Bangko.

"Dalam penangkapan ini polres dan jajaran turut membantu. Penanganan utama terduga teroris dilakukan oleh tim Densus 88," kata Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto  Sabtu (19/5/2018).

Penangkapan pertama oleh tim Densus 88 dibantu dengan Polres Rokan Hilir dan Polsek Pujud dilakukan di rumah HS alias AY (32) sekitar pukul 13.30 WIB. Penangkapan disaksikan oleh istrinya.



"Di lokasi tim gabungan melakukan penggeledahan di rumah AY.  Di lokasi pertama di sita handphone, tablet, SIM, KTP dan ATM," ujar Sigit.

Kemudian tim dua melakukan penangkapan terhadap terduga AH. Pria ini ditangkap di kebun kebun sawit orangtunya di Dusun Sungai Labu RT 23 Rw 11 Kepulaun Teluk Bano 1 Kecamatan Bangko Pusako.

"Penyergapan di lokasi ke dua dilakukan oleh Densus dibantu oleh pihak Polsek Pujud dan personel Brimob Manggala Den B," imbuhnya.

Dari lokasi kedua yang dilakukan sekitar pukul 13.30 WIB, petugas mengamankan barang bukti empat lembar uang asing, KTP, SIM dompet dan kartu ATM. "Rencananya pelaku akan dibawa ke Pekanbaru," imbuhnya.

Sebelumnya dilakukan penangkapan delapan orang terduga teroris di Kota Dumai. Kemudian di Kabupaten Bengkalis 1 orang dan kini di Rohil 2 orang. Penangkapan ini dilakukan pasca penyerangan Mapolda Riau pada 16 Mei 2018.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak