Hasil Olah TKP Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor, Per Tak Orisinil hingga Overload

Kamis, 25 Januari 2024 - 18:11 WIB
loading...
Hasil Olah TKP Kecelakaan...
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Iptu Angga Nugraha memberikan keterangan terkait olah TKP kecelakaan beruntun di Puncak, Kabupaten Bogor, Kamis (25/1/2024). Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A A A
BOGOR - Polisi menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan beruntun di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor. Didapati beberapa temuan terkait kecelakaan yang melukai 17 orang tersebut.

"Pelaksanaan kegiatan olah TKP laka lantas oleh tim RTAA didampingi Dishub, ATPM (Agen Tunggal Pemegeng Merek), serta Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor dengan menggunakan alat leica untuk menghasilkan gambar simulasi terjadinya laka lantas," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Iptu Angga Nugraha, Kamis (25/1/2024).

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Jalur Puncak Bogor

Berdasarkan keterangan ahli atau ATPM, dilihat dari fakta kendaraan kondisi perseneling netral dan kampas rem sudah dicek dalam kondisi bagus. Lalu, sistem kemudi rusak karena benturan juga ada kemungkinan terus menggunakan rem kaki tidak menggunakan exhaust brake.

"Kondisi rem tangan tali putus akibat penarikan paksa. Tidak ada upaya pengemudi mengerem dengan cara lain. Per belakang sudah ada penambahan bukan orisinil pabrikan lagi ditambah 2 dan kondisi ban bagian dalam gundul," katanya.

Berdasarkan keterangan Dishub Kabupaten Bogor secara teknis dan surat-surat truk boks itu lengkap. Namun, dengan muatan berat kendaraan dikategorikan overload.

"Kendaraan kondisi baik karena keluaran 2023. Suspensi belakang ada modifikasi penambahan 2 per," ucapnya.

Dari keterangan Jasa Raharja, korban luka akibat kecelakaan itu mendapatkan asuransi. Total terdapat 17 orang mengalami luka-luka, 2 orang di antaranya masih dirawat.

Diketahui, kecelakaan beruntun yang melibatkan 9 kendaraan terjadi di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Selasa 23 Januari 2024. Kecelakaan ini disebabkan rem blong truk yang mengangkut air mineral dan menyebabkan 17 orang mengalami luka-luka.

Tak hanya kendaraan, kecelakaan ini juga menyebabkan dua bangunan mengalami kerusakan parah. Bangunan itu bengkel velg dan rumah makan. Sopir truk boks masih menjalani pemeriksaan oleh polisi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tambang Batu Bara Meledak...
Tambang Batu Bara Meledak di China, 90 Orang Tewas
Keindahan Gunung Gede...
Keindahan Gunung Gede dan Gunung Pangrango Sambut Wisatawan di Puncak
Cara Tepat Mengatasi...
Cara Tepat Mengatasi Rem Blong yang Perlu Diketahui para Sopir
Rekomendasi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Berita Terkini
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved