alexametrics

Bupati Cantik Ini Tengah Malam Tutup Operasional PT Pindodeli

loading...
Bupati Cantik Ini Tengah Malam Tutup Operasional PT Pindodeli
Bupati Karawang Cellica Nurachadiana turun tangan langsung menenangkan warga yang sudah marah. SINDOnews/Nila Kusuma
A+ A-
KARAWANG - Ratusan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, menutup paksa PT Pindodeli 2, Jumat (16/5/2018) dini hari, karena aktivitasnya kembali mengeluarkan gas beracun ke permukiman.

Bupati Karawang Cellica Nurachadiana turun tangan langsung menenangkan warga yang sudah marah. Cellica meminta warga tenang dan menyerahkan penanganan kasus kebocoran gas kepada pemerintah daerah dan kepolisian.

"Biarkan kami pemerintah daerah yang akan menyelesaikan masalah ini sampai tuntas. Untuk sementara operasional perusahaan kita hentikan karena sudah membahayakan warga sekitar.  Saya minta juga kepada warga untuk bersikap tenang karena pemerintah akan menyelesaikannya," kata Cellica di tengah ratusan massa.

PT Pindodeli 2 yang berlokasi di Desa Kutamekar Kamis 16 Mei 2018 malam dikepung warga karena gas coustik soda yang keluar dari pabrik tersebut bocor hingga ke permukiman warga. Selain bau warga  yang menghirup udara tersebut juga keracunan gas karena merasa mual dan pusing-pusing.



“Ini kejadian kelima  kalinya . Kejadian malam ini ada 4 orang warga yang keracunan dan sekarang dibawa ke klinik, " kata Asep, seorang warga sekitar.

Dalam peristiwa sebelumnya 16 warga dilarikan ke rumah sakit karena keracunan gas yang berasal dari PT. Pindodeli 2 , Senin 14 Februari 2018 malam. Bupati Cellica bahkan meninjau langsung pabrik kertas Pindodeli 2 ini dan meminta masalah ini diusut tuntas.

"Kami, pemerintah tidak diam dan sedang menyelesaikan masalah ini. Saya minta masyarakat untuk tetap tenang tidak mudah emosi karena sedang diselesaikan. Kalau sudah sering bocor seperti ini ya harus dihentikan dulu," katanya. 
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak