alexametrics

200 Turis China 'Ditolak' Masuk Sitaro, Ini Alasannya

loading...
200 Turis China Ditolak Masuk Sitaro, Ini Alasannya
Personel pengawasan Kanim Tahuna di bawah pimpinan Kakanim James Sembel siap menjalankan tugas untuk melakukan pengawasan terhadap orang asing. Foto/Istimewa
A+ A-
MANADO - Sedikitnya 200 turis asal China 'ditolak' masuk Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Langkah itu diambil lantaran minimnya jumlah hotel dan kamar yang tersedia di daerah tersebut. Bahkan, restoran yang tidak memadai juga menjadi alasan penolakan tawaran kedatangan rombongan wisatawan asal China itu.

"Mudah-mudahaan tidak lama lagi Kabupaten Sitaro sudah siap menerima ratusan turis baik domestik maupun asing. Apalagi banyak daya tarik wisata di Kabupaten Sitaro," kata Bupati Sitaro Tony Supit saat menerima kunjungan kerja Jajaran Kemenkumham Sulut yang dipimpin Kakanwil Pondang Tambunan dan Kadiv Imigrasi, Kadiv Pemasyarakatan, Kakanim Tahuna, Kalapas Siau dan para pejabat lainnya, Kamis (17/5/2018).

Pada kesempatan yang sama, Kakanim Tahuna James Sembel menyampaikan bahwa berdasarkan data Keimigrasian, setiap tahun ada sekitar kurang lebih 500 turis asing yang datang ke Sitaro dan ini jumlahnya lebih banyak daripada yang berkunjung ke Kabupaten Sangihe, tempat Kanim Tahuna berada.

"Dalam pertemuan di rumah dinas tersebut terungkap antara lain bahwa di Siau terdapat empat hotel dan tempat penginapan yang salah satunya berupa resort yang dimiliki oleh warga negara Inggris beristrikan WNI warga Siau," ujarnya.



Berdasarkan penelusuran Kakanim Tahuna James Sembel bersama Kasi Wasdakim Adityo dalam rangka Operasi Bersama Pengawasan Orang Asing yang telah dicanangkan oleh Dirjen Imigrasi sejak awal minggu ini, diketahui bahwa Resort Kalea ini memiliki liuma bungalow yang sampai dengan akhir Agustus sudah di-booking penuh oleh turis-turis Eropa khususnya Jerman untuk wisata bahari dan mendaki Gunung Api Karangetan yang masih aktif.

Dalam pertemuan antara bupati dan rombongan Kakanwil tersebut, bupati menyampaikan tentang harapannya bahwa pada April 2019 nanti Lapangan Terbang Siau akan bisa didarati oleh pesawat terbang jenis ATR dan diharapkan selanjutnya arus investasi dan turis baik domestik maupun asing mengalir dengan deras ke wilayahnya yang terdiri atas 47 pulau (10 di antaranya tanpa penghuni) yang masing-masing memiliki daya tarik tersendiri.

"Seiring dengan pembangunan bandara saat ini, Pemerintah Kabupaten Sitaro sedang merencanakan pelebaran jalan dari/ke bandara serta perubahan jalan menjadi berstatus nasional," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pondang Tambunan menginstruksikan Kakanim Tahuna untuk merintis kerja sama dengan Pemda guna pelayanan Keimigrasian lebih baik misalnya dengan pembentukan Unit Kerja Keimigrasian (UKK yang merupakan cikal bakal pendirian Kanim).

Di tempat terpisah, Ketua Satgas Pariwisata Sulut Dino Gobel menjelaskan, pihaknya telah meng-update angka turis asing ke Sulut sampai 16 Mei 2018 sebanyak 41.000 orang yang masuk melalui pintu Singapura dengan Silk Air dan China dengan Lion Air.

"Pasar Asia ke Manado tak terganggu. Meski Hong Kong ikut terbitkan travel notice warganya bepergian ke Indonesia, tapi arus wisatawan Tiongkok dari empat kota tetap berjalan. Empat kota itu yakni Shanghai, Shenzen, Guangzhou, dan Changsa. Mereka menggunakan carter dan regular flight Lion Air bersama MM Travel," katanya.

Menurutnya, Wagub Steven Kandouw juga mengimbau agar seluruh stakeholders jangan bosan menggencarkan kampanye promosi digital bahwa 'Sulawesi Utara Surga Wisata Damai di Indonesia'.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak