alexametrics

Polisi Terus Selidiki Penyebab Keracunan Massal di Blitar

loading...
Polisi Terus Selidiki Penyebab Keracunan Massal di Blitar
Warga korban keracunan massal saat dirawat di Puskesmas Wates, Kabupaten Blitar. FOTO/SINDOnews/Dok
A+ A-
BLITAR - Polisi belum menemukan unsur kesengajaan dalam kasus keracunan massal di Desa Purworejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Namun demikian polisi masih menunggu hasil uji laboratorium.

Kasatreskrim Polres Blitar AKP Rifaldhy Hangga Putra, polisi masih menunggu hasil uji laboratarium. "Sampai sekarang kami masih menunggu hasil uji lab sampel makanan," ujarnya, Kamis (17/5/2018).

Sebelumnya 35 orang mengalami mual, pusing, muntah dan diare usai menyantap hidangan kenduri milik Sunarto, warga setempat pada Jumat (11/5/2018) malam. Begitu lodho ayam, urap dan tumis tempe ludes, satu persatu warga mengalami gejala keracunan.



Sebagian besar warga dilarikan ke puskesmas setempat. Dalam insiden ini beruntung tidak sampai jatuh korban jiwa. Dari keterangan saksi, pihaknya tidak menemukan unsur kesengajaan. Tidak ada keganjilan. Semua bahan makanan diolah sepertinya lazimnya makanan."Karenanya kami tinggal menunggu hasil uji lab," sebutnya.

Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Krisna Yekti mengatakan insiden keracunan massal bukan pertama kali terjadi.Belum lama di wilayah Kecamatan Doko juga terjadi peristiwa yang sama. Usai menyantap hidangan kenduri, puluhan warga mendadak mengalami gejala keracunan.

Hasil uji lab menunjukkan bakteri di makanan sebagai penyebab keracunan. Karenanya dalam menggelar hajatan, Krisna mengimbau warga untuk selalu memperhatikan kebersihan. "Mulai bahan baku, air yang digunakan sampai proses pengolahan harus benar benar diperhatikan. Jangan sampai terjadi insiden serupa, " ujarnya.
(vhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak