alexametrics

Gandeng TNI dan Banser, Polda Jatim Perketat Pengamanan Rumah Ibadah

loading...
Gandeng TNI dan Banser, Polda Jatim Perketat Pengamanan Rumah Ibadah
Aparat kepolisian menjamin pelaksanaan ibadah di masjid dan gereja berlangsung aman dengan menggandeng TNI dan Banser. FOTO/SINDOnews/Dok
A+ A-
SURABAYA - Polda Jatim akan memperketat pengamanan disejumlah rumah ibadah, khususnya gereja. Dalam pengamanan ini, Polda Jatim akan menggandeng unsur TNI dan juga Barisan Serbaguna (Banser).

Menurut Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, secara umum, kondisi Surabaya sudah berjalan dengan baik. Pada ibadah salat Tarawih pertama , semua masjid sudah ramai. Saat ini, pusat-pusat berbelanjaan juga sudah berangsur normal. Situasi ekonomi mulai pulih. “Tapi, pengamanan tetap akan kami tingkatkan. Saya sudah koordinasi dengan TNI dan juga Banser,” katanya, Kamis (17/5/2018)

Pada Minggu mendatang, sambung Machfud, pihaknya akan melakukan pengamanan di sejumlah gereja di Surabaya. Tak hanya itu, penjagaan juga akan dilakukan di tempat-tempat yang rawan. “Kami berharap tidak terjadi lagi (serangan teror) supaya aktifitas kembali normal,” imbuhnya.



Sementara itu, jenazah pelaku aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo belum diambil pihak keluarga. Jenazah masih berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Jika dalam waktu tiga hari mendatang tidak ada keluarga yang mengambil, Polda Jatim akan menguburkannya di pemakaman umum. “Kami sudah berupaya menghubungi pihak keluarga. Tapi hingga saat ini belum ada yang mau ambil,” ujar Machfud.

Diketahui, saat ini ada sebanyak 13 jenazah pelaku aksi teror, baik di Surabaya dan Sidoarjo. Rinciannya, dua pelaku beraksi di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, tiga di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro, satu di Gereja Pantekosta Jalan Arjuna. Ketiganya berlokasi di Surabaya. Kemudian empat pelaku di Mapolrestabes Surabaya dan tiga di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo.
(vhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak