alexametrics

10 Orang Jadi Korban Ledakan Bom Mapolrestabes Surabaya

loading...
10 Orang Jadi Korban Ledakan Bom Mapolrestabes Surabaya
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan, ada 10 korban dalam peristiwa ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya. Foto situasi pascaledakan di Mapolrestabes Surabaya/Koran SINDO/Ali M
A+ A-
SURABAYA - Polrestabes Surabaya, Jalan Sikatan 1 dibom, Senin (14/5/2018). Akibat kejadian tersebut terdapat sejumlah korban luka. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan, ada 10 korban dalam peristiwa ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya. Dari 10 korban tersebut, empat diantaranya adalah anggota kepolisian dan enam lainnya adalah masyarakat umum. Mereka mengalami luka-luka.
10 Orang Jadi Korban Ledakan Bom Mapolrestabes Surabaya

Semua korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim. Dari empat korban dari anggota kepolisian diantaranya, Bripda M Taufan, Bripka Rendra, Aipda Umar dan Briptu Dimas Indra.

Sementara enam korban dari masyarakat umum antara lain, Atik Budi Setya Rahayu, Raden Aidi Ramadhan, Ari Hartono, Ratih Atri Rahma, Eli Hamida dan Ainur Rofiq. “Korban yang kami identifikasi ini bukan pelaku,” kata Barung.

Sementara itu, Polda Jatim sudah menyerahkan pada keluarga enam korban dari 13 korban tewas dari peristiwa ledakan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya kemarin.
10 Orang Jadi Korban Ledakan Bom Mapolrestabes Surabaya

Terakhir yang diserahkan atas nama Puji Astuti (60) Jemaat Gereja Pantekosta Jalan Arjuna. Korban beralamat di Jalan Sudoyogo Surabaya. Korban meninggal dunia yang lain masih dilakukan identifikasi guna mendapatkan data primer dan sekunder.



“Kami janji akan sampaikan terus menerus perkembangan dari peristiwa ini. Oh ya, viral video ada ledakan bom di Samsat Colombo Surabaya itu hoax,” tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak