alexametrics

Cerita Pagi

Misteri Gunung Merapi dan Kisah Penguasa Gaib

loading...
Nyai Gadung Melati seringkali menampakkan diri dalam mimpi penduduk sekitar Gunung Merapi dengan mengenakan pakaian berwarna hijau daun melati. Mimpi itu biasanya dianggap sebagai pertanda akan terjadi letusan dalam waktu dekat

Selain tiga lokasi di atas, masih banyak tempat lainnya di Gunung Merapi yang dianggap angker dan tersebar di berbagai wilayah. Tempat-tempat tersebut di antaranya adalah Bukit Turgo, Telaga putri, Muncar, Goa Jepang, Plawangan, Bebeng, Ringin Putih, Umbul Temanten, dan Watu Gajah.

Beberapa hutan juga dianggap memiliki aura mistis yang sangat kuat seperti Hutan Gamelan dan Bingungan serta Hutan Pijen dan Blumbang. Hutan Patuk Alap-alap juga dianggap angker karena dipercaya sebagai tempat penggembalaan ternak milik Keraton Merapi.

Keraton Merapi yang diyakini dihuni makhluk gaib dikenal memiliki hubungan yang erat dengan Keraton Mataram pada masa lampau.

Bahkan ada sebuah cerita yang mengatakan jika Keraton Merapi membantu Panembahan Senopati dan pasukannya untuk mengalahkan Kerajaan Pajang dengan cara menewaskan pasukan Kerajaan Pajang lewat letusannya.

“Keraton Merapi juga memiliki banyak tokoh terkenal yang namanya sudah tidak asing lagi di telinga penduduk sekitar Merapi,” papar Tomon.

Beberapa tokoh yang dipercaya sebagai penghuni dari Keraton Merapi, yaitu Eyang Merapi yang merupakan seorang raja alias pemimpin dari para makhluk gaib yang mendiami Keraton Merapi.

Selanjutnya Eyang Sapu Jagad yang merupakan penunggu kawah Merapi dan menjadi pengambil keputusan apakah Merapi akan meletus atau tidak. Eyang Sapu Jagad memiliki dua orang panglima yang bernama Kiai Grinjing Wesi dan Kiai Grinjing Kawat.



Kemudian Eyang Megantara merupakan salah satu tokoh pemuka yang tinggal di puncak Merapi. Tugasnya adalah untuk mengendalikan cuaca dan mengawasi daerah sekitar Merapi.

Sedangkan Nyi Gadung Melati yang merupakan pimpinan para pasukan wanita Keraton Merapi dan bertugas untuk menjaga kesuburan tanaman dan juga menjaga binatang ternak di sekitar Gunung Merapi.

Tokoh selanjutnya adalah Eyang Antaboga yang ditugaskan untuk menjaga keseimbangan gunung agar tidak sampai tenggelam ke dalam bumi.

Sementara Kiai Petruk bertanggung jawab terhadap keselamatan penduduk Merapi. Dia ditugaskan untuk memberi tahu warga ketika akan terjadi letusan sehingga mereka dapat menyelamatkan diri.

Kemudian Kiai Sapu Angin merupakan salah satu pimpinan roh halus yang bertugas untuk mengatur arah angin.

Kiai Wola Wali merupakan salah satu tokoh yang tinggal di istana Keraton Merapi. Tugasnya adalah untuk menjaga dan membersihkan teras Keraton Merapi dan Kartadimejo juga bertugas untuk menjaga ternak dan satwa yang ada di gunung.
halaman ke-2 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak