alexametrics

Speed Boat Milik Pol Air Polres Raja Ampat Terbakar di Perairan Waisai

loading...
Speed Boat Milik Pol Air Polres Raja Ampat Terbakar di Perairan Waisai
Sebuah Kapal SAR Sorong, Baladewa berusaha memadamkan api yang terus menyala. Foto/Chanry AS
A+ A-
WAISAI - Sebuah speed boat milik Sat Pol Air Polres Raja Ampat, terbakar di perairan Waisai, tepatnya di depan pulau Distrik Saonek, Selasa (24/4/2018) pukul 10.00 Wit.

Speed Boat pol air itu membawa 10 penumpang dan 3 orang crew dengan tujuan Waisai-Pianemo. Menurut salah seorang anggota Tim SAR Raja Ampat, kejadian ini terjadi sekitar 10 menit saat speed boat tersebut meninggalkan Pelabuhan Paralayang Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat.

Speed boat itu dilaporkan membawa rombongan dari Mabes Polri dengan tujuan berwisata ke Pulau Pianemo. "Baru jalan 10 menit dari Waisai, terbakar di depan Saonek. Jumlah total 13 org, 10 penumpang dan 3 crew, speed pol Air Polres Raja Ampat, membawa rombongan dari Mabes Polri, mereka infonya mau ke Pianemo," ujar salah seorang petugas SAR di TKP.

Dalam kejadian ini, seluruh penumpang dikabarkan selamat dan telah dievakuasi ke Waisai, ibu kota kabupaten Raja Ampat.

Pantauan SINDOnews di lokasi, sebuah Kapal SAR Sorong, Baladewa berusaha memadamkan api yang terus menyala. Sedangkan sejumlah speed boat di sekitar lokasi berusaha membantu menyelamatkan penumpang berikut barang-barangnya.

Para korban seluruhnya dibawa ke resort Guratan dan selanjutnya di evakuasi ke Kota Waisai. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran speed boat Pol Air Polres Raja Ampat yang membawa rombongan Mabes Polri tersebut.

Kapolres Raja Ampat, AKBP Edy Setyanto hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi. "Beliau mungkin sedang bersama-sama para korban, semuanya sudah dievakuasi didampingi Kapolres," ujar salah seorang anggota Polisi Air.

Speed Boat Milik Pol Air Polres Raja Ampat Terbakar di Perairan Waisai
(rhs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak