alexametrics

Leader Tim Aerobatik TNI AU The Jupiter Dimutasi

loading...
Leader Tim Aerobatik TNI AU The Jupiter Dimutasi
Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga melantik Letkol Pnb Marcellinus Ardha sebagao Dan Skadik 102 Lanud Adisutjipto di lapangan Jupiter lanud setempat, Kamis (12/4/2018). Foto/Priyo Setyawan
A+ A-
SLEMAN - Leader tim aerobatik TNI AU Jupiter Aerobatic Team (JAT) atau The Jupiter dipastikan akan ada pergantian. Kepastian ini setelah Komandan Skadron Pendidik (Dan Skadik) 102 Lanud Adisutjipto Letkol HM Kisha yang selama ini menjadi leader The Jupiter mendapat tugas baru sebagai dosen Seskoau. Letkol HM Kisha akan digantikan Letkol Pnb Marcellinus Ardha yang sebelumnya menjabat Kabinlatdik Wingdik Terbang Lanud Adisutjipto.

Dan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga memimpin langsung serah terima jabatan (Sertijab) jabatan tersebut, bersamaan dengan sertijbat dua jabatan lain di Lanud Adisutjipto, yaitu Kepala dinas logistik dan Dan Skadik 104 di lapangan Jupiter Lanud setempat, Kamis (12/4/2018).

Kepala dinas logistik lanud diserahkterimakan dari pejabat lamaKolonel Tek Dwi Mulyo kepada Letkol Tek Dani Eri Wardhana. Pejabat lama akan menempati pos barunya sebagai Kasubdispeslatu Disaeroau.

Pejabat baru sebelumnya menjabat sebagai Kasi KT-1B / T-34C Subdispeslatu Disaeroau. Dan Skadik 104 dari Letkol Pnb Didik Setya Nugraha kepada Letkol Pnb Muhammad Sugiyanto. Pejabat lama akan menjabat sebagai Kabinlatdik Wing Dik Terbang Lanud Adisutjipto dan pejabat baru sebelumnya menjabat sebagai Instruktur Penerbang Gol V Wingdikterbang.

“Dengan adanya pergantian ini secara otomatis leader Jupiter juga akan diemban pejabat Skadik 102 baru,” kata Kapentak Lanud Adisutjipto Letkol Sus Giyanto, Kamis (12/4/2018).

Menurut Giyanto, untuk pergantian leader nantinya akan serah terima jabatan secara resmi. Hanya saja untuk waktunya belum bisa dipastikan.

Sedangkan Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga mengatakan karena Skadik 102, 104 dan dinas logistik memiliki andil besar dalam mendidik dan mencetak awak pesawat TNI AU, termasuk profesi penerbang dan instruktur penerbang. Untuk itu pejabat baru mampu mengoptimalkan, menjaga dan meningkatkan kualitas kinerja dan output atau lulusannya.

“Ini penting sebab seiring dengan semakin cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus melaju tanpa henti, sebagai pangkalan pendidikan yang mencetak penerbang militer, Lanud Adisutjipto menghadapi tantangan yang tidak ringan. Sehingga perlu inovasi dalam pengembangan pendidikan,” tandasnya.
(rhs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak