alexametrics

Wanita yang Hanyut di Selokan Usai Makan Bakso Ditemukan Tewas

loading...
Wanita yang Hanyut di Selokan Usai Makan Bakso Ditemukan Tewas
Ibu rumah tangga Naning Afiyani Muhari (40) yang hanyut di selokan Jalan Jatirogo Desa Jolotundo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang ditemukan tak bernyawa.iNews TV/Taufik
A+ A-
REMBANG - Ibu rumah tangga Naning Afiyani Muhari (40) yang hanyut di selokan Jalan Jatirogo Desa Jolotundo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang ditemukan tak bernyawa. Pencarian dikakukan selama dua hari dengan melibatkan tim SAR gabungan.

"Jenazah korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan kurang lebih empat nautical mil dari bibir pantai, dalam keadaan meninggal dunia," kata Koordinator Pos SAR Jepara, Whisnu Yuas, Kamis (5/4/2018).

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD Soetrasno Rembang, sembari menunggu diambil pihak keluarga. Sementara tim SAR yang terdiri Basarnas Jepara, BPBD, Dishub, Tagana, PMI, Ubaloka, Banser NU Rembang, Koramil, Polsek, Puskesmas Lasem, Public Service Center, KRI Patrem, dan MDMC Kudus dikembalikan ke pos masing-masing.



Sebelumnya diberitakan, korban yang tercatat sebagai warga Desa Punggungharjo, RT 1/1 Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang dinyatakan hilang diduga hanyut terbawa banjir. Peristiwa bermula saat korban bersama suaminya Dwi Narta menikmati bakso di daerah Lasem sembari menunggu hujan reda, pada Selasa 3 Maret.

"Setelah makan hendak pulang ke rumah, mereka berboncengan naik sepeda motor. Sampai perjalanan di area jalan raya banjir, suami berhenti dan korban turun. Suami menuntun sepeda motor dan korban berteduh di depan toko," lanjutnya.

Setelah tiba di Gapura Desa Jolotundo, Kecamatan Lasem, sang suami kembali lagi untuk menjemput istrinya yang berteduh di depan toko. Namun, istrinya tidak terlihat dan hanya tertinggal sandal yang ditemukan di pinggir selokan.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak